Edukasi Generasi Muda, Perhutani Ngawi Bagikan Ilmu Tata Usaha Hasil Hutan kepada Ratusan Mahasiswa Kehutanan

1 month ago 8

Ngawi – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Ngawi berkomitmen penuh dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di sektor kehutanan. Hal ini dibuktikan melalui kegiatan penyerapan ilmu lapangan yang digelar pada Jumat, 17 Juli 2026, bertempat di Tempat Penimbunan Kayu (TPK) Banjarejo KPH Ngawi.

Dalam agenda ini, Perhutani Ngawi membagikan wawasan mendalam mengenai Tata Usaha Hasil Hutan (TUHH) dan teknik pengujian kayu kepada ratusan calon rimbawan masa depan.

Kegiatan edukatif ini diikuti secara antusias oleh 152 mahasiswa bidang kehutanan, dengan didampingi oleh 1 Dosen Pembimbing, 6 Asisten Dosen (Asdos), serta jajaran Petugas Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Universitas Gadjah Mada (UGM).

Untuk memastikan transfer ilmu berjalan optimal dan akurat, Perhutani menghadirkan para praktisi dan ahli yang kompeten di bidangnya sebagai pemateri. Mereka adalah Kepala TPK Banjarejo, Kepala Sub Seksi (KSS) Produksi dan Pembinaan TPK, serta tim Penguji Tingkat I dan II KPH Ngawi.

Rangkaian Kegiatan Lapangan
Para peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga diajak untuk melihat langsung alur kerja profesional di TPK melalui beberapa tahapan kegiatan:

Penyampaian Materi TUHH di TPK: Pemahaman regulasi, administrasi, dan legalitas penatausahaan hasil hutan sejak diproduksi hingga siap dipasarkan.

Penyampaian Materi Pengujian Kayu: Pembekalan standar kualitas, pengukuran, dan identifikasi jenis kayu.

Praktek Bidang Pengujian: Mahasiswa terjun langsung mempraktikkan cara mengukur diameter, panjang, dan menilai cacat pada kayu (grading).

Praktek Pengaturan Kayu Di TPK: Edukasi mengenai manajemen logistik, penyusunan, dan penataan kayu yang efisien serta aman di dalam TPK.

Review Kegiatan Praktek: Evaluasi bersama antara pemateri dan mahasiswa untuk mengulas hasil praktik lapangan dan menjawab kendala teknis yang ditemui.

Melalui sinergi antara dunia praktisi dan akademisi ini, Perhutani Ngawi berharap para mahasiswa dapat menyelaraskan teori perkuliahan dengan realitas industri kehutanan di lapangan, guna mencetak generasi penerus yang kompeten dan berintegritas.@Red. 

Read Entire Article
Karya | Politics | | |