Cianjur – Personel Polsek Pagelaran Polres Cianjur menindaklanjuti laporan terkait insiden penyerangan babi hutan terhadap warga yang sedang beraktivitas di area perkebunan dan persawahan di Kampung Cilameta, Desa Bunijaya, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Cianjur. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (10/6/2026) sekitar pukul 09.00 WIB dan mengakibatkan empat warga mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang berbeda.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, korban yang mengalami luka akibat serangan babi hutan tersebut masing-masing adalah Misbah (64) yang mengalami luka berat hingga salah satu jari tangannya terputus, Bahrudin (60) yang mengalami luka berat, serta Asep Rohimat (30) dan Saepul (50) yang mengalami luka ringan. Setelah kejadian, seluruh korban segera dievakuasi ke RSUD Pagelaran untuk mendapatkan penanganan medis. Setelah menjalani pengobatan, para korban kemudian diperbolehkan pulang dan menjalani masa pemulihan di rumah masing-masing.
Dari hasil keterangan saksi Jamjuri (49) dan Suparman (52), diketahui bahwa saat kejadian para korban sedang menggarap ladang dan sawah di sekitar lokasi. Tiba-tiba seekor babi hutan keluar dari area semak belukar dan menyerang warga yang berada di lokasi. Akibat serangan tersebut, empat orang mengalami luka sebelum hewan tersebut melarikan diri ke kawasan hutan di sekitar tempat kejadian.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel Polsek Pagelaran langsung mendatangi lokasi, melakukan pengecekan terhadap korban, mengumpulkan keterangan saksi, serta berkoordinasi dengan warga untuk melakukan pencarian terhadap satwa liar yang meresahkan masyarakat tersebut. Upaya pencarian dan pemburuan dilakukan secara intensif guna mencegah terulangnya kejadian serupa yang dapat membahayakan keselamatan warga.
Pada Jumat malam (12/6/2026), babi hutan yang diduga menjadi pelaku penyerangan akhirnya berhasil ditemukan dan diamankan melalui tindakan pelumpuhan oleh warga bersama petugas setelah dilakukan pencarian di sekitar area hutan dan perkebunan. Dengan berhasil ditanganinya satwa tersebut, situasi di lingkungan masyarakat kembali kondusif dan aktivitas warga dapat berjalan dengan aman.
Kapolsek Pagelaran IPTU Budi Rustandi, S.H., M.H. mengatakan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan koordinasi dengan pemerintah desa dan masyarakat dalam mengantisipasi kemunculan satwa liar yang berpotensi membahayakan warga.
“Setelah menerima laporan kejadian, anggota segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan, membantu penanganan korban, serta berkoordinasi dengan masyarakat dalam upaya pencarian babi hutan tersebut. Alhamdulillah, satwa yang diduga menyerang warga telah berhasil ditemukan dan dilumpuhkan sehingga potensi ancaman terhadap masyarakat dapat diantisipasi. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada saat beraktivitas di area perkebunan maupun persawahan yang berbatasan dengan kawasan hutan serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan satwa liar yang berpotensi membahayakan, ” ujar IPTU Budi Rustandi, S.H., M.H.

















































