Jasa Raharja Sumbar dan Bidokes Polda Sumbar Perkuat Keselamatan Transportasi di PT NPM

1 hour ago 3

PADANG – PT Jasa Raharja Sumatera Barat bersama Bidokes Polda Sumbar terus memperkuat upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas melalui pemeriksaan kesehatan dan edukasi kegawatdaruratan bagi awak serta pengguna jasa angkutan umum.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Mobil Unit Keselamatan Lalu Lintas (MUKL) dan Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) yang digelar di Kantor dan Loket PT Naiklah Perusahaan Minang (NPM), Padang, Selasa (18/8).

Kegiatan ini melibatkan Bidokes Polda Sumbar, Jasa Raharja Kanwil Sumbar, jajaran PT NPM, sopir, kenek, karyawan, serta penumpang. Pemeriksaan kesehatan dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan pengemudi dan awak angkutan berada dalam kondisi prima sebelum menjalankan tugas melayani masyarakat.

Selain pemeriksaan kesehatan, peserta juga mendapatkan edukasi melalui Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD). Materi tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai tindakan awal yang dapat dilakukan ketika menghadapi kondisi darurat, terutama saat terjadi kecelakaan atau situasi yang membutuhkan pertolongan segera.

Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sumatera Barat, Teguh Afrianto, menegaskan bahwa keselamatan transportasi tidak hanya ditentukan oleh kondisi kendaraan, tetapi juga kesiapan fisik dan kesehatan pengemudi serta awak kendaraan.

“Pengemudi memiliki tanggung jawab besar karena membawa keselamatan banyak orang. Karena itu, memastikan kondisi kesehatan mereka sebelum berkendara merupakan langkah sederhana tetapi sangat penting. Begitu juga dengan pemahaman mengenai pertolongan pertama, karena dalam kondisi darurat, tindakan awal yang tepat bisa sangat berarti, ” ujar Teguh.

Menurut Teguh, kegiatan MUKL dan PPGD merupakan bagian dari komitmen Jasa Raharja dalam memperkuat upaya pencegahan kecelakaan. Jasa Raharja tidak hanya hadir setelah masyarakat menjadi korban kecelakaan, tetapi juga berperan aktif membangun kesadaran keselamatan dan kesiapsiagaan sebelum risiko terjadi.

“Jasa Raharja ingin hadir di sisi pencegahan. Artinya, kita tidak menunggu kecelakaan terjadi baru bergerak. Pemeriksaan kesehatan, edukasi keselamatan, sampai pelatihan kegawatdaruratan seperti ini merupakan bagian dari upaya menjaga masyarakat agar tetap aman dalam perjalanan, ” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, pemeriksaan kesehatan diberikan kepada karyawan dan pengguna jasa PT NPM. Khusus bagi pengemudi dan awak kendaraan, pemeriksaan menjadi bagian penting untuk memastikan mereka siap secara fisik dalam menjalankan aktivitas pelayanan kepada penumpang.

Sementara itu, edukasi PPGD memberikan pengetahuan dasar mengenai penanganan awal dalam kondisi kegawatdaruratan. Dengan bekal tersebut, pengemudi dan awak kendaraan diharapkan mampu mengambil langkah yang tepat sembari menunggu bantuan medis apabila terjadi keadaan darurat.

Teguh menambahkan, keselamatan penumpang merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi antara perusahaan angkutan, pengemudi, awak kendaraan, tenaga kesehatan, aparat kepolisian, penumpang, dan seluruh pemangku kepentingan terkait.

“Keselamatan tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja. Perusahaan harus memastikan armadanya layak, pengemudi dalam kondisi siap, dan penumpang juga harus mengikuti aturan keselamatan. Kalau semua menjalankan perannya, risiko kecelakaan dapat kita tekan bersama, ” tuturnya.

Melalui kegiatan MUKL dan PPGD tersebut, Jasa Raharja Sumatera Barat berharap kesadaran dan budaya keselamatan semakin kuat di lingkungan transportasi umum. Sinergi bersama Bidokes Polda Sumbar dan PT NPM juga diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya menciptakan perjalanan yang semakin aman dan nyaman bagi masyarakat.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |