BARRU - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hj. Nur Hasbiah Main, menggelar kegiatan silaturahmi bersama puluhan wartawan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang bertugas di Kabupaten Barru.
Pertemuan hangat ini berlangsung di Rumah Makan Tepi Empang, Lembae, Kelurahan Coppo, Kecamatan Barru, pada Senin (27/7/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh akademisi sekaligus aktivis perempuan Barru yang juga Dosen ITBA Algazali Barru, Dr. Kasmiah Ali, S.Sos., M.A.P., CISHR.
Dibalut dalam suasana santai namun interaktif, legislator yang bertugas di Komisi A DPRD Sulsel bidang yang membidangi pemerintahan, pendidikan, kepegawaian, administrasi wilayah, serta penataan aset dan pertanahan ini menyampaikan apresiasi mendalam kepada para insan pers.
Menurutnya, media memiliki andil besar dalam mengedukasi masyarakat melalui penyebaran informasi yang valid dan bermanfaat.
"Saya mengapresiasi kehadiran bapak ibu insan pers yang selama ini konsisten memberikan dan mengedukasi masyarakat dalam hal penyebaran informasi yang bermanfaat bagi kemajuan daerah, " ungkap Nur Hasbiah Main di hadapan para jurnalis dan pegiat LSM.
Sementara itu, dalam sesi diskusi, Dr. Kasmiah Ali menyoroti persoalan krusial yang tengah dihadapi Kabupaten Barru. Ia membeberkan bahwa wilayah tersebut kini menduduki peringkat kedua tertinggi untuk angka pernikahan dini di Sulawesi Selatan.
Selain itu, Kasmiah juga menaruh perhatian serius terhadap tren kasus kekerasan yang menimpa perempuan dan anak di bawah umur. Ia menilai, penanganan masalah sosial ini tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah semata, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
Ia berharap para insan pers di Kabupaten Barru dapat mengambil peran strategis dengan memperbanyak porsi pemberitaan yang bersifat edukatif.
Langkah ini dinilai ampuh untuk meningkatkan kesadaran hukum dan sosial masyarakat guna menekan angka pernikahan usia anak.
Sebagai wakil rakyat di tingkat provinsi yang membidangi urusan pemerintahan dan sosial kemasyarakatan, Nur Hasbiah Main menyambut baik masukan tersebut dan berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan daerah yang berpihak pada perlindungan perempuan dan anak di Kabupaten Barru.
















































