Gebrakan Besar Bupati Morowali, Dana CSR Desa Bakal Naik hingga 200 Persen

1 day ago 7

MOROWALI, Sulawesi Tengah— Pemerintah Kabupaten Morowali terus menunjukkan komitmennya agar keberadaan kawasan industri benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat lingkar tambang dan industri. Kali ini, Pemkab Morowali berhasil mendorong komitmen perusahaan-perusahaan di Kecamatan Bahodopi untuk meningkatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) bagi desa-desa hingga berpotensi mencapai 200 persen.

Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan sosialisasi evaluasi dan pemantauan CSR yang digelar Pemkab Morowali pada Selasa (10/6/2026). Kegiatan itu dipimpin oleh tim evaluasi dan pemantauan CSR bentukan Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, dan dihadiri pihak perusahaan, kepala desa, camat, perbankan, hingga sejumlah stakeholder terkait.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setkab Morowali, Tahir, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Bupati Morowali agar manfaat investasi dan perkembangan industri di Bahodopi semakin dirasakan masyarakat desa sekitar kawasan industri.

“Fokus kita hari ini adalah CSR dari perusahaan-perusahaan yang bergerak di Kecamatan Bahodopi. Sesuai arahan Pak Bupati, kami menghadirkan seluruh perusahaan, kepala desa, camat, dan stakeholder terkait untuk membahas evaluasi dan pemantauan pelaksanaan CSR, ” ujar Tahir.

Menurutnya, Bupati Morowali secara khusus meminta agar penyaluran dana CSR lebih tepat sasaran dan dapat langsung menyentuh kebutuhan masyarakat melalui pemerintah desa. Program-program yang dibiayai nantinya akan mengacu pada usulan dan perencanaan pembangunan dari masing-masing desa.

Tak hanya soal penyaluran, Pemkab Morowali juga mendorong agar nominal bantuan CSR ditingkatkan seiring pesatnya pertumbuhan industri dan investasi di Bahodopi yang terus berkembang setiap tahun.

“Pak Bupati mengarahkan agar nominal CSR yang diberikan kepada desa bisa dinaikkan berdasarkan asas kepatutan dan kelayakan yang ada. Alhamdulillah, respons perusahaan sangat baik, ” katanya.

Tahir mengungkapkan, hasil pertemuan bersama pihak perusahaan menunjukkan adanya kesepahaman untuk meningkatkan alokasi CSR secara signifikan. Bahkan, jika dihitung secara persentase, kenaikannya diperkirakan bisa mencapai hingga 200 persen dibanding sebelumnya.

Menurutnya, peningkatan dana CSR tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat desa lingkar industri yang selama ini menginginkan manfaat lebih besar dari aktivitas industri di wilayah mereka.

“Perkembangan kawasan industri semakin besar dan maju. Tentunya masyarakat juga berharap penerimaan dana CSR dapat mengikuti perkembangan industri itu sendiri, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat sekitar, ” pungkasnya.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |