SOLOK – Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H., secara resmi membuka Rapat Koordinasi dan Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Solok yang berlangsung di Ruang Pertemuan Rumah Dinas Bupati Solok, Arosuka, Kamis (16/7). Dalam forum tersebut, Jon Firman Pandu juga dipercaya memimpin DMI Kabupaten Solok sebagai ketua melalui musyawarah peserta.
Kegiatan dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok, tokoh-tokoh agama, jajaran pengurus DMI, serta peserta Musda yang bersama-sama membahas arah organisasi dalam memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan umat.
Dalam sambutannya, Bupati Solok menegaskan bahwa masjid memiliki fungsi strategis, bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan keagamaan, pembinaan karakter, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan persatuan umat.
Menurutnya, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Solok, Kementerian Agama, dan Dewan Masjid Indonesia harus terus diperkuat agar berbagai program keagamaan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Masjid harus menjadi pusat pembinaan umat yang mampu menghadirkan kesejukan, mempererat persatuan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Solok siap mendukung berbagai program DMI untuk memakmurkan masjid dan meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan di daerah, " ujar Jon Firman Pandu.
Ia berharap Musyawarah Daerah DMI menjadi momentum melahirkan kepengurusan yang solid, amanah, dan mampu menyusun program kerja yang selaras dengan kebutuhan umat serta mendukung pembangunan daerah yang religius dan berkarakter.
Musda berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan demokratis. Melalui musyawarah mufakat, seluruh peserta memberikan kepercayaan kepada Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H., untuk memimpin Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Solok.
Amanah tersebut menjadi komitmen baru dalam memperkuat peran DMI sebagai mitra strategis pemerintah daerah, khususnya dalam meningkatkan kualitas pengelolaan masjid, memakmurkan rumah ibadah, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia.
Dengan kepengurusan baru, DMI Kabupaten Solok diharapkan mampu menghadirkan berbagai program yang inovatif dan berorientasi pada kemaslahatan umat, sehingga keberadaan masjid semakin berperan sebagai pusat ibadah, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Solok.
















































