Semarang – Lapas Perempuan Semarang menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan Eco Enzyme bagi Pemula bekerja sama dengan Workshop Space Slawi sebagai upaya meningkatkan keterampilan warga binaan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan, Kamis (25/06/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh 30 warga binaan ini menghadirkan instruktur dari Workshop Space Slawi yang memberikan materi dan praktik langsung pembuatan eco enzyme, yaitu cairan hasil fermentasi limbah organik seperti kulit buah dan sayuran yang memiliki berbagai manfaat untuk kebutuhan rumah tangga maupun pertanian.

Kepala Lapas Perempuan Semarang, Darma Lingganawati, menyampaikan bahwa pelatihan ini diselenggarakan untuk memberikan wawasan kepada warga binaan mengenai pemanfaatan limbah organik menjadi produk yang bernilai guna.

"Melalui pelatihan ini, kami ingin memperkenalkan kepada warga binaan bahwa limbah organik yang sering dianggap tidak bermanfaat ternyata dapat diolah menjadi eco enzyme yang memiliki banyak kegunaan. Selain mendukung gaya hidup ramah lingkungan, keterampilan ini juga dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi warga binaan setelah kembali ke tengah masyarakat, " ujarnya.

Menurutnya, pembuatan eco enzyme merupakan keterampilan yang relatif mudah dipelajari karena menggunakan bahan-bahan yang sederhana dan mudah diperoleh. Oleh karena itu, ilmu yang diperoleh dari pelatihan ini diharapkan dapat diterapkan secara mandiri oleh warga binaan sebagai bagian dari upaya pengelolaan limbah rumah tangga yang lebih bijak.
Kegiatan berlangsung dengan antusias dan diakhiri dengan praktik pembuatan eco enzyme oleh para peserta. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar.
Melalui program pembinaan seperti ini, Lapas Perempuan Semarang terus berupaya memberikan keterampilan yang aplikatif, bermanfaat, dan memiliki nilai keberlanjutan bagi warga binaan.
(Humas LPP Semarang)

















































