Meutya Hafid: Kemkomdigi Hibah Lahan 45 Ha untuk 170 Ribu Rumah Rakyat

2 days ago 5

JAKARTA - Sebuah langkah strategis diambil oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) dalam upaya penataan asetnya. Hasilnya sungguh menggembirakan: seluas 45 hektare lahan negara yang sebelumnya tak tergarap kini siap disulap menjadi hunian layak bagi masyarakat. Potensi lahan yang berlokasi di Depok, Jawa Barat ini diperkirakan mampu menampung pembangunan sekitar 170 ribu unit rumah rakyat.

Lahan seluas 45 hektare ini disiapkan untuk dialihkan kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Langkah ini sejalan dengan program prioritas Presiden yang berfokus pada penyediaan hunian bagi rakyat.

"Ada aset negara yang sifatnya idle, ini aset negara yang bisa dimanfaatkan dijadikan hunian yang layak bagi masyarakat melalui program-program Bapak Presiden, lokasinya juga bagus dan strategis, " ujar Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid dalam keterangannya, Rabu (11/03/2026).

Meutya Hafid menambahkan bahwa lahan yang dimiliki Kemkomdigi tersebut belum sempat dimanfaatkan. Setelah proses penataan aset selesai, ia langsung menggagas agar lahan tersebut dapat berkontribusi dalam mendukung program penyediaan hunian layak bagi masyarakat.

Menteri PKP Maruarar Sirait menyambut baik inisiatif Kemkomdigi. Ia menyampaikan apresiasi mendalam atas hibah tanah yang akan sangat berarti bagi program pembangunan rumah rakyat.

"Saya sangat berbahagia Ibu Meutya punya inisiatif untuk menyerahkan lahan kementerian yang cocok dijadikan perumahan rakyat di Depok, " ujarnya.

Menteri yang akrab disapa Ara ini mengungkapkan bahwa tim dari Kementerian PKP dan Kemkomdigi telah intensif berkoordinasi dan melakukan survei di lokasi. Ia memastikan bahwa lokasi tersebut telah siap untuk mendukung program pembangunan rumah rakyat.

Lebih lanjut, Menteri Ara menjelaskan bahwa saat ini pemerintah pusat bersama pemerintah daerah tengah aktif membahas mekanisme pengalihan aset serta skema pembangunan yang tepat agar program ini dapat segera direalisasikan.

Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto memang menargetkan program ambisius pembangunan 3 juta rumah per tahun. Program strategis ini dikhususkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Rinciannya, pemerintah berencana membangun 1 juta unit hunian di perkotaan dalam bentuk rumah susun (rusun) dan 2 juta unit hunian di kawasan perdesaan atau pesisir setiap tahunnya. (PERS)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |