Optimalkan Pembinaan, Lapas Cilacap Pindahkan 18 WBP ke Purwokerto

1 month ago 9

CILACAP — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Cilacap memindahkan 18 warga binaan pemasyarakatan (WBP) ke dua unit pelaksana teknis (UPT) pemasyarakatan di Purwokerto, Jawa Tengah, Rabu (15/7).

Langkah tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan program pembinaan sekaligus mengurangi tingkat hunian di Lapas Cilacap.

"Sebanyak dua WBP dipindahkan ke Lapas Kelas IIA Purwokerto, sedangkan 16 WBP lainnya ditempatkan di Lapas Narkotika Purwokerto, " terang Didik Ramadhoni, Kepala Subsi Registrasi Lapas Chilacap.

Proses pemindahan berlangsung dengan pengawalan petugas Lapas Kelas IIB Cilacap yang berkoordinasi dengan Kepolisian guna menjamin keamanan selama perjalanan hingga serah terima di lapas tujuan.

Sementara itu, Kepala Lapas (Kalapas) Cilacap, Gowim Mahali mengatakan pemindahan warga binaan merupakan bagian dari langkah pengelolaan hunian yang rutin dilakukan, sekaligus untuk memastikan setiap WBP memperoleh program pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik tindak pidananya.

"Selain mengurangi kepadatan penghuni, pemindahan ini juga bertujuan mengoptimalkan pembinaan. WBP kasus narkotika misalnya, dapat mengikuti program pembinaan yang lebih spesifik di Lapas Narkotika Purwokerto, " kata Kalapas.

Sebelum diberangkatkan, seluruh WBP menjalani asesmen administrasi dan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi mereka layak dipindahkan. 

Setibanya di lapas tujuan, para WBP diterima oleh petugas untuk menjalani proses registrasi, orientasi, dan penempatan sesuai prosedur.

"Pemindahan berlangsung aman dan tertib tanpa kendala dengan pengawalan petugas lapas dibantu dari pihak kepolisian, " tambah Kalapas.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat sinergi dengan UPT Pemasyarakatan se-Jawa Tengah dan semua apartur penegak hukum sebagai bagian dari upaya mewujudkan sistem pemasyarakatan yang aman, tertib, serta mendukung keberhasilan pembinaan dan reintegrasi sosial warga binaan.* (FA)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |