BANDUNG – Panglima Kodam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., meninjau pelaksanaan Program Citarum Harum di wilayah Kodim 0624/Kabupaten Bandung, Jumat (23/7/2026). Kunjungan kerja dilakukan di PT. Hierottamma Indojaya (Motah) dan PT. Sparta Guna Sentosa, Jalan Raya Soreang–Cipatik Batujajar No. 33–39, Kelurahan Gajahmekar, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Kodam III/Siliwangi dalam mengoptimalkan pelaksanaan Program Citarum Harum melalui penguatan sinergi antara TNI AD, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat. Program ini menjadi salah satu dari lima program unggulan Pangdam III/Siliwangi yang berfokus pada pelestarian lingkungan, pemulihan kualitas Sungai Citarum, serta menjamin keberlanjutan sumber daya air bagi masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Pangdam didampingi Asisten Teritorial Kasdam III/Siliwangi, Dandim 0624/Kabupaten Bandung, Komandan Satgas Citarum Harum, serta para Komandan Sektor 2, 3, 4, 5, 8, dan 9 Citarum Harum. Rombongan disambut jajaran manajemen PT. Hierottamma Indojaya (Motah) dan PT. Sparta Guna Sentosa sebagai mitra strategis dalam mendukung keberhasilan Program Citarum Harum.
Selain meninjau pengelolaan lingkungan di kawasan industri, Pangdam juga berdialog dengan pihak perusahaan mengenai pentingnya kepatuhan terhadap pengelolaan limbah, konservasi sumber daya air, serta penguatan tanggung jawab sosial perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Mayor Jenderal TNI Kosasih menegaskan bahwa keberhasilan Program Citarum Harum sangat bergantung pada kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.
“Citarum Harum adalah salah satu program unggulan Kodam III/Siliwangi yang kami jalankan sebagai bentuk tanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan. Sungai Citarum harus tetap menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat, menyediakan air baku untuk berbagai kebutuhan, sekaligus mampu mengurangi risiko banjir pada musim hujan. Keberhasilan program ini hanya dapat diwujudkan melalui sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat, ” ujar Pangdam.
Ia menambahkan, Program Citarum Harum tidak hanya berorientasi pada pemulihan kualitas sungai, tetapi juga memiliki manfaat strategis dalam mengurangi risiko bencana hidrometeorologi. Melalui normalisasi sungai, penataan daerah aliran sungai, penghijauan, dan pengendalian pencemaran, kapasitas Sungai Citarum diharapkan semakin optimal sehingga mampu meminimalkan potensi banjir saat musim hujan.
Komandan Satgas Citarum Harum, Kolonel Inf. Yanto Kusno Hendarto, S.H., mengatakan kunjungan Pangdam menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk meningkatkan kinerja di lapangan.
“Satgas Citarum Harum akan terus memperkuat pengawasan, pembinaan, dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Kunjungan Pangdam III/Siliwangi menjadi dorongan moral bagi seluruh personel untuk semakin optimal dalam menjalankan tugas menjaga kebersihan sungai, mengendalikan pencemaran, serta membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan, ” katanya.
Direktur Utama PT. Hierottamma Indojaya, Gani, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pangdam beserta jajaran. Menurutnya, dunia usaha memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan.
“Kami mengapresiasi kunjungan Pangdam III/Siliwangi beserta jajaran. Dunia usaha memiliki tanggung jawab untuk menjadi bagian dari solusi dalam menjaga lingkungan. Oleh karena itu, kami berkomitmen menerapkan pengelolaan lingkungan yang sesuai ketentuan serta mendukung penuh Program Citarum Harum sebagai bentuk kontribusi nyata bagi masyarakat dan kelestarian alam, ” ungkapnya.
Sementara itu, pemerhati lingkungan Dr. Sulhan, M.Si., M.Kn., menilai Program Citarum Harum memiliki dampak strategis bagi keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
“Program Citarum Harum merupakan langkah strategis yang memiliki dampak jangka panjang terhadap keberlanjutan lingkungan. Selain menjaga kualitas air dan ekosistem sungai, program ini juga berkontribusi dalam mengurangi risiko banjir, meningkatkan ketahanan lingkungan, serta menjamin ketersediaan air baku bagi generasi mendatang. Sinergi antara TNI, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini, ” jelasnya.
Melalui kunjungan kerja tersebut, Kodam III/Siliwangi kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengawal Program Citarum Harum sebagai salah satu program unggulan yang tidak hanya berorientasi pada pemulihan lingkungan, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan, Sungai Citarum diharapkan terus menjadi sumber kehidupan yang bersih, sehat, produktif, sekaligus mampu memberikan perlindungan bagi masyarakat dari ancaman bencana lingkungan di masa mendatang.(PERS)

















































