Pemkab Solok Serahkan Dokumen R3P ke BNPB pada Rakor Sinergitas R3P Sumbar 2025

23 hours ago 7

PADANG — Pemerintah Kabupaten Solok menunjukkan komitmen kuat dalam percepatan pemulihan pascabencana dengan menyerahkan Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Rapat Koordinasi Sinergitas Dokumen R3P Sumatera Barat Tahun 2025, yang digelar Kamis, 8 Januari 2026 di Auditorium Gubernuran Sumatera Barat.

Rakor tersebut dihadiri oleh Sekretaris Utama BNPB RI Rustian, S.Si, Apt, M.Kes, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Arry Yuswandi, S.KM, M.KM, Bupati Solok Jon Firman Pandu, SH, para bupati dan wali kota daerah terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat, serta jajaran Sekda dan Kepala OPD masing-masing daerah.

Dalam paparannya, Bupati Solok Jon Firman Pandu menjelaskan bahwa bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Solok memberikan dampak luas, khususnya di wilayah barat sepanjang Bukit Barisan. Dari total 14 kecamatan, sebanyak 12 kecamatan tercatat terdampak bencana yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Bencana tersebut menimbulkan dampak signifikan pada berbagai sektor, mulai dari perumahan, infrastruktur, sosial, hingga perekonomian masyarakat. Total kerugian Kabupaten Solok mencapai Rp1.984.688.120.239. Alhamdulillah, meskipun kerusakan cukup besar, tidak terdapat korban jiwa di Kabupaten Solok, ” ujar Jon Firman Pandu.

Lebih lanjut, Bupati Solok menegaskan pentingnya dukungan BNPB serta Kementerian dan Lembaga terkaitbdalam pemenuhan kebutuhan recovery pascabencana, yang mengacu pada Dokumen R3P Kabupaten Solok sebagai pedoman utama rehabilitasi dan rekonstruksi.

Sebagai bentuk keseriusan dan komitmen daerah, Bupati Solok secara resmi menandatangani Dokumen R3P Kabupaten Solok dan menyerahkannya langsung kepada Sekretaris Utama BNPB RI. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan pascabencana secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Solok berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota semakin diperkuat, sehingga pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, khususnya di Kabupaten Solok, dapat berjalan optimal demi memulihkan kehidupan masyarakat dan mendorong kebangkitan daerah ke depan.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |