BANDUNG – Aparat TNI bersama unsur Forkopimcam dan instansi terkait melaksanakan pengamanan serta pendampingan rapat membahas persoalan penutupan akses SDN Bojongloa 026 oleh pihak ahli waris di Kantor Kelurahan Kebonlega, Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Kamis (6/8/2026).
Rapat yang berlangsung mulai pukul 09.20 WIB hingga 10.21 WIB tersebut digelar sebagai wadah komunikasi antara pemerintah, aparat kewilayahan, pihak sekolah, dan ahli waris guna mencari solusi terbaik atas permasalahan yang terjadi, sehingga kegiatan belajar mengajar tetap dapat berjalan dengan baik serta mengedepankan penyelesaian secara musyawarah.
Kegiatan dihadiri oleh ahli waris, Camat Bojongloa Kidul, Lurah Kebonlega, Ketua RW 06 Kelurahan Kebonlega, pihak SDN Bojongloa 026, Kanit Binmas Polsek Bojongloa Kidul, Kanit Reskrim Polsek Bojongloa Kidul, Bhabinkamtibmas, Babinsa Kelurahan Kebonlega, serta personel Intelkam.
Dalam forum tersebut, pihak ahli waris menyampaikan bahwa mereka masih menunggu tanggapan dari Pemerintah Kota Bandung maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait penyelesaian permasalahan yang telah memiliki putusan hukum berkekuatan tetap. Di sisi lain, pemerintah berupaya mencari solusi agar proses pembangunan dapat berjalan dan aktivitas belajar mengajar peserta didik tidak terganggu.
Babinsa bersama unsur TNI-Polri terus mengedepankan pendekatan persuasif serta komunikasi yang humanis guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama proses penyelesaian berlangsung.
Kegiatan rapat berakhir dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Kodim 0618/Kota Bandung melalui Koramil 1813/Bojongloa Kidul akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, kepolisian, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas wilayah serta mendukung penyelesaian setiap permasalahan melalui dialog dan musyawarah demi kepentingan masyarakat.(PERS).


















































