PANGKEP SULSEL – Polres Pangkep menggelar Panen Raya Jagung Serentak Tahap I di Kampung Allakarajae, Desa Padang Lampe, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Ketahanan Pangan Nasional yang dicanangkan oleh pemerintah. Acara tersebut juga diikuti secara virtual melalui Zoom Meeting yang terhubung langsung dengan Mabes Polri.
Kegiatan dimulai pada pukul 10.00 WITA dengan sesi daring yang diikuti oleh Kapolres Pangkep AKBP Ari Kartika Bhakti, S.I.K, M.K.P., jajaran pejabat Polres Pangkep, serta instansi terkait. Dalam sambutannya, Kapolres Pangkep menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan sebagai bagian dari stabilitas nasional.
Setelah sesi daring, pada pukul 11.10 WITA, Kapolres Pangkep bersama rombongan pejabat daerah turun langsung ke ladang untuk melakukan panen jagung secara simbolis. Suasana penuh semangat terlihat saat para petani bersama aparat kepolisian memanen hasil pertanian mereka, menandakan kolaborasi yang erat antara sektor pertanian dan keamanan.
Turut hadir dalam kegiatan ini Waka Polres Pangkep Kompol Sugeng Suprijanto, S.Pd, M.H., Ketua Bhayangkari Cabang Polres Pangkep Ny. Icha Ari Kartika Bhakti, serta sejumlah pejabat penting lainnya, termasuk Kepala Dinas Pertanian Andi Sadda, S.P., Kepala Dinas Ketahanan Pangan H. Abd. Haris, S.P., M.Si, Kapolsek Ma'rang AKP Hj. Rahmania, S.Sos., serta para Kapolsek jajaran Polres Pangkep, Kades Padang Lampe Andi Parenrengi, S.Sos., dan kelompok tani se-Kecamatan Ma’rang.
Panen raya ini menjadi bukti nyata bahwa institusi kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga turut serta dalam program-program strategis pemerintah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Kapolres Pangkep menegaskan bahwa kemandirian pangan merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di daerah.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk apresiasi kepada para petani yang telah bekerja keras dalam menjaga produktivitas pertanian di Pangkep. Dengan adanya dukungan dari kepolisian dan pemerintah daerah, diharapkan para petani semakin termotivasi untuk meningkatkan hasil panen mereka guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Setelah panen, acara ditutup pada pukul 11.30 WITA dan dilanjutkan dengan kegiatan Isoma di kediaman tokoh masyarakat setempat, H. Wahid. Suasana penuh keakraban terlihat saat para tamu undangan dan masyarakat berdiskusi santai mengenai potensi pertanian di wilayah tersebut.
Kegiatan ini berakhir pada pukul 12.30 WITA dalam kondisi yang aman dan lancar. Antusiasme masyarakat dan kehadiran berbagai instansi terkait menunjukkan komitmen bersama dalam mewujudkan ketahanan pangan yang lebih kuat di Kabupaten Pangkep, sejalan dengan visi nasional untuk menjaga ketersediaan pangan yang berkelanjutan.( Herman Djide)