BLORA – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Blora melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Blora dalam rangka penyelenggaraan Program Kesetaraan Pendidikan Paket A, B, dan C bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rutan Blora pada Selasa (3/3/2026) dan dihadiri oleh Kepala Rutan Blora, jajaran pegawai, serta perwakilan warga binaan.
Penandatanganan kerja sama ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memberikan akses pendidikan nonformal kepada WBP, sebagai bagian dari pembinaan kepribadian dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di dalam rutan. Program kesetaraan Paket A, B, dan C diharapkan mampu memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk memperoleh ijazah yang setara dengan pendidikan formal tingkat SD, SMP, dan SMA.
Kepala SKB Blora, Jumini, menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung penuh pelaksanaan program kesetaraan di Rutan Blora. Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak setiap warga negara, termasuk warga binaan, sehingga perlu difasilitasi secara optimal dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Rutan Blora, Sugito, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mendukung proses pembinaan yang lebih komprehensif. “Melalui program kesetaraan ini, kami ingin memastikan bahwa warga binaan tetap mendapatkan hak pendidikannya. Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal berharga saat mereka kembali ke tengah masyarakat, ” ujar Sugito.
Lebih lanjut, Sugito menekankan bahwa pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter, meningkatkan kepercayaan diri, serta membuka peluang yang lebih baik di masa depan. Ia juga mengajak seluruh warga binaan yang memenuhi syarat untuk memanfaatkan program ini dengan sungguh-sungguh sebagai bagian dari proses perubahan diri ke arah yang lebih baik.
Dengan terlaksananya penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ini, Rutan Blora dan SPNF SKB Blora berkomitmen untuk menjalankan program kesetaraan secara terstruktur dan berkelanjutan. Diharapkan sinergi ini dapat memberikan dampak positif, tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga bagi upaya pembinaan dan reintegrasi sosial yang lebih efektif di lingkungan Rutan Blora. (Dheni)





































