Blora – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Blora menerima kunjungan akademik mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah IAI Al Muhammad Cepu, Rabu (10/06/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Rutan Blora ini bertujuan untuk memberikan pemahaman secara langsung mengenai sistem pemasyarakatan serta berbagai program pembinaan yang dilaksanakan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi oleh Kepala Rutan Blora, Sugito, yang menjelaskan mengenai sistem pemasyarakatan di Indonesia. Dalam paparannya, Sugito menyampaikan bahwa pemasyarakatan merupakan proses pembinaan yang bertujuan membentuk warga binaan agar menyadari kesalahannya, memperbaiki diri, serta mampu kembali berintegrasi dengan masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.
Menurut Sugito, pelaksanaan pemasyarakatan saat ini tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan, tetapi juga mengedepankan pembinaan yang berorientasi pada perubahan perilaku dan peningkatan kualitas hidup warga binaan. Melalui berbagai program pembinaan, warga binaan diberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan, keterampilan, serta nilai-nilai positif sebagai bekal ketika kembali ke lingkungan masyarakat.
"Pemasyarakatan bukan sekadar menjalankan pidana, tetapi bagaimana negara hadir untuk membina dan mempersiapkan warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik serta siap kembali ke masyarakat, " jelas Sugito.
Selain menjelaskan sistem pemasyarakatan, Sugito juga memaparkan berbagai program pembinaan yang dilaksanakan di Rutan Blora. Program tersebut meliputi pembinaan kepribadian melalui kegiatan keagamaan, pembinaan kesadaran berbangsa dan bernegara, pembinaan jasmani, serta pembinaan kemandirian yang bertujuan meningkatkan keterampilan dan produktivitas warga binaan.

Para mahasiswa tampak antusias mengikuti kegiatan yang berlangsung interaktif tersebut. Mereka diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait pelaksanaan pemasyarakatan, hak-hak warga binaan, hingga tantangan yang dihadapi petugas dalam menjalankan tugas pembinaan dan pelayanan di lingkungan pemasyarakatan.
Setelah sesi pemaparan dan diskusi, para mahasiswa diajak berkeliling area Rutan Blora untuk melihat secara langsung berbagai program pembinaan yang dijalankan. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa meninjau sejumlah kegiatan warga binaan, termasuk program ketahanan pangan yang menjadi salah satu bentuk pembinaan kemandirian di Rutan Blora. Kunjungan lapangan ini memberikan gambaran nyata mengenai pelaksanaan pembinaan yang berlangsung di lingkungan pemasyarakatan.
Melalui kunjungan akademik ini, diharapkan para mahasiswa dapat memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai implementasi sistem pemasyarakatan di lapangan serta memahami peran penting pemasyarakatan dalam proses pembinaan dan reintegrasi sosial warga binaan. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat sinergi antara dunia akademik dan Rutan Blora dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang hukum dan pemasyarakatan.

















































