Pasbar, Sumbar— Polres Pasaman Barat menggelar program bedah rumah bagi warga kurang mampu di Kampung Paju Anggang, Jorong Famili Koto Panjang, Nagari Anam Koto Utara, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Senin (9/6/2026).
Program sosial tersebut diawali dengan peletakan batu pertama oleh Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Rumah yang dibedah merupakan milik Kartini, seorang lansia berusia sekitar 80 tahun. Selama ini, Kartini tinggal bersama dua cucunya yang masih berusia delapan tahun dan tiga tahun dalam rumah yang sudah tidak layak huni.
“Ini merupakan salah satu wujud kepedulian Polri dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 untuk membantu masyarakat kurang mampu melalui program bedah rumah, ” kata AKBP Agung.
Kapolres menjelaskan, rumah tersebut akan dibangun ulang dengan ukuran 8 x 6, 5 meter agar lebih layak, aman, dan nyaman ditempati. Proses pembangunan diperkirakan berlangsung selama tiga minggu.
Pengerjaan rumah melibatkan personel Polsek Kinali, unsur Forkopimca, pemerintah nagari, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga sekitar melalui semangat gotong royong.
“Kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama membantu sehingga pembangunan berjalan lancar dan selesai tepat waktu, ” ujarnya.
AKBP Agung menegaskan, program bedah rumah tidak hanya menjadi bentuk bantuan sosial, tetapi juga bagian dari upaya Polri memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui kegiatan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung.
Menurutnya, kehadiran Polri di tengah masyarakat harus dirasakan tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam membantu menyelesaikan persoalan sosial warga.
“Dengan kegiatan kemanusiaan Polri Berbagi ini, kami berharap hubungan kepolisian dan masyarakat semakin erat, sekaligus menumbuhkan solidaritas dalam menjaga kamtibmas yang kondusif, ” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolsek Kinali AKP Feri Yuzaldi, pejabat utama Polres Pasaman Barat, Pj Wali Nagari Anam Koto Utara Hendri Fiterson, Bamus Nagari, tokoh masyarakat, dan tokoh agama setempat.
Polres Pasaman Barat berharap program bedah rumah ini dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus memperkuat kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan.
(Berry)

















































