Sambut Tahun Baru 2026, Pemkab Solok Gelar Dzikir dan Tabligh Akbar di Masjid Raya Koto Baru

1 month ago 27

SOLOK – Pemerintah Kabupaten Solok menggelar dzikir bersama dan tabligh akbar dalam rangka menyambut pergantian tahun 2025 ke 2026, Rabu malam (31/12). Kegiatan religius tersebut berlangsung khidmat di Masjid Raya Koto Baru, Kecamatan Kubung, dan diikuti ratusan jamaah dari berbagai kecamatan di Kabupaten Solok.

Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Solok H. Candra, S.Hi, Sekretaris Daerah Medison, Kapolres Solok AKBP Agung Pranajaya, Dandim 0309/Solok yang diwakili Danramil 07/Sungai Lasi Kapten W. Guswarman, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok H. Zulkifli, S.Ag, MM, unsur Forkopimda, aparatur sipil negara (ASN), serta masyarakat umum.

Dzikir bersama dipandu oleh H. Mansur Wahid, S.Sos, sementara tabligh akbar diisi oleh dua penceramah, yakni Dr.(c) H. Zulkifli, S.Ag, MM dan H. Dedi Irianto, LC, MA.

Dalam tausyiahnya, Dr.(c) H. Zulkifli menyampaikan bahwa terdapat tiga bulan yang sangat istimewa dalam Islam, yaitu Rajab, Sya’ban, dan Ramadan. Ia mengajak umat Islam untuk memanfaatkan bulan-bulan tersebut dengan memperbanyak amal ibadah, seperti taubat, istighfar, dzikir, shalat sunnah, serta memperkuat tauhid kepada Allah SWT.

Sementara itu, penceramah kedua H. Dedi Irianto, LC, MA menekankan pentingnya rasa syukur dan muhasabah diri dalam menjalani kehidupan. Menurutnya, petunjuk dari Allah SWT jauh lebih berharga dibandingkan seluruh isi dunia.

“Jika hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka itulah orang yang beruntung. Jika sama, maka ia rugi. Dan jika lebih buruk, maka ia termasuk orang yang celaka, ” ujarnya.

Dalam arahannya, Wakil Bupati Solok H. Candra menyampaikan bahwa pergantian tahun baru merupakan momentum refleksi dan evaluasi diri. Ia menegaskan bahwa sesuai arahan Gubernur Sumatera Barat, perayaan malam tahun baru diisi dengan kegiatan religius, bukan hiburan semata.

“Ini sebagai upaya menghisab diri. Kita yakini bahwa bencana yang datang tidak terlepas dari ulah dan dosa manusia. Dengan dzikir, hati menjadi tenang, ” ungkap Wabup.

Wabup berharap kegiatan dzikir, muhasabah, dan kajian keagamaan dapat terus dilaksanakan di setiap masjid dan mushala di Kabupaten Solok, sebagai ikhtiar spiritual agar daerah terhindar dari bencana dan musibah.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana, mengingat intensitas hujan diperkirakan masih tinggi hingga Maret 2026. Berdasarkan informasi BMKG, status Gunung Talang saat ini berada pada level waspada.

Menutup arahannya, Wakil Bupati Solok mengajak seluruh masyarakat untuk berdoa agar amal ibadah sepanjang tahun 2025 diterima sebagai amal saleh, serta diberikan kemudahan untuk beramal dan berkarya lebih baik di tahun 2026.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |