PUNCAK - Suasana kebersamaan mewarnai ibadah Minggu yang diikuti prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 621/Manuntung bersama masyarakat Desa Gigobak, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Minggu (30/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Satgas yang tergabung dalam Komando Operasi (Koops) HABEMA untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun hubungan harmonis dengan masyarakat di wilayah penugasan.
Ibadah berlangsung khidmat, aman, dan damai. Prajurit TNI bersama warga mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan dalam suasana penuh kekeluargaan.
Kehadiran personel Satgas di tengah masyarakat menjadi ruang perjumpaan yang memperkuat komunikasi sosial. Selain menjalankan ibadah bersama, prajurit dapat membangun kedekatan dengan warga melalui interaksi yang berlangsung secara langsung.
Kegiatan tersebut dipimpin Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Satgas Yonif 621/Manuntung, Letda Inf Nababan.
Menurut Letda Inf Nababan, ibadah bersama memiliki makna lebih dari sekadar kegiatan keagamaan. Pertemuan tersebut juga menjadi sarana membangun komunikasi dan mempererat persaudaraan antara prajurit dengan masyarakat.
“Kegiatan ibadah bersama ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, tetapi juga menjadi sarana komunikasi sosial untuk mendekatkan diri serta mempererat persaudaraan dengan warga setempat, ” ujar Letda Inf Nababan.
Ia berharap hubungan yang telah terjalin antara prajurit dan masyarakat dapat terus dipelihara. Komunikasi yang baik dinilai penting untuk menjaga keharmonisan dan kedamaian di wilayah Distrik Sinak.
Ibadah bersama tersebut memperlihatkan kedekatan prajurit dengan masyarakat melalui pendekatan yang sederhana dan humanis.
Di tengah pelaksanaan tugas di wilayah Papua Tengah, interaksi bersama warga menjadi salah satu cara Satgas memperkuat kepercayaan serta menciptakan hubungan sosial yang positif.
Suasana ibadah yang berlangsung aman dan damai juga menjadi momentum untuk meneguhkan semangat kebersamaan. Prajurit dan masyarakat berada dalam satu ruang, menjalankan ibadah dan membangun komunikasi dalam suasana kekeluargaan.
Bagi Satgas Yonif 621/Manuntung, hubungan yang harmonis dengan masyarakat merupakan bagian penting dari pelaksanaan tugas. Kedekatan tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.
Kegiatan ibadah di Desa Gigobak menjadi salah satu bentuk pembinaan teritorial yang mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.
Melalui kegiatan keagamaan, komunikasi sosial dapat terbangun secara alami. Warga dan prajurit memiliki ruang untuk saling mengenal, berinteraksi, dan memperkuat rasa persaudaraan.
Satgas Yonif 621/Manuntung berharap kegiatan serupa dapat terus menjadi bagian dari upaya menjaga hubungan baik dengan masyarakat selama menjalankan tugas di Kabupaten Puncak.
Ibadah bersama di Gigobak menjadi pesan sederhana bahwa kedamaian tumbuh dari kebersamaan. Ketika prajurit dan masyarakat duduk bersama dalam suasana penuh persaudaraan, hubungan yang harmonis pun semakin kuat.
(Agung)
















































