LANNY JAYA - Menjaga keamanan sekaligus menyentuh langsung kebutuhan masyarakat menjadi bagian dari tugas prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY Koops TNI Habema di wilayah Distrik Melagi, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan.
Komitmen tersebut diwujudkan personel Titik Kuat (TK) Wunabunggu melalui patroli keamanan yang dirangkaikan dengan Komunikasi Sosial (Komsos) dan Pembinaan Teritorial (Binter) terbatas di Kampung Wunabunggu, Minggu (30/8/2026).
Kegiatan dipimpin Komandan Tim (Dantim) 1 Letda Inf Roni Setiawan bersama 13 personel. Mereka mendapat dukungan delapan personel tim pengamanan di bawah pimpinan Serda Boris.
Dalam kegiatan tersebut, prajurit menyambangi honai milik Pendeta Yurius Kiwo dan Bapa Oga Kiwo. Selain memperkuat komunikasi dengan warga, personel Satgas menyerahkan bantuan bahan pokok berupa beras dan mi instan.
Prajurit juga memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat. Langkah tersebut menjadi bentuk kepedulian Satgas terhadap kebutuhan dasar warga di wilayah penugasan.
Kegiatan di Wunabunggu menunjukkan bahwa patroli keamanan dapat berjalan beriringan dengan pendekatan teritorial. Prajurit tetap menjalankan tugas pengamanan, sekaligus membuka ruang komunikasi dengan masyarakat.
Dan Pos TK Wunabunggu, Letda Inf Mathias David Metikores, mengatakan kehadiran prajurit harus mampu memberikan rasa aman sekaligus manfaat bagi masyarakat.
“Tugas kami di tanah Papua tidak hanya menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah, tetapi juga merawat persaudaraan. Kehadiran prajurit di tengah honai warga Wunabunggu adalah bukti nyata bahwa TNI hadir untuk merangkul, menyembuhkan yang sakit, dan membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, ” tegas Letda Inf Mathias David Metikores.
Menurutnya, pendekatan kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas Satgas di wilayah Papua Pegunungan.
Kehadiran prajurit mendapat sambutan hangat dari keluarga Bapa Oga Kiwo dan Pendeta Yurius Kiwo. Interaksi berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan.
Mewakili masyarakat Kampung Wunabunggu, Bapa Oga Kiwo menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan personel Satgas.
“Terima kasih kepada TNI. Kehadiran personel Satgas Yonif 742/SWY Koops TNI Habema membuat masyarakat merasa aman dan sangat terbantu. TNI selalu hadir di tengah-tengah kami, baik saat memberikan pelayanan kesehatan maupun bantuan bahan pokok, ” ungkap Oga Kiwo.
Pernyataan tersebut menggambarkan respons positif masyarakat terhadap kehadiran prajurit yang tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan, tetapi juga membangun hubungan sosial dengan warga.
Komandan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 742/SWY, Letkol Inf Dedi Risdiantoro, S.I.P., menegaskan bahwa kegiatan patroli yang dipadukan dengan pembinaan teritorial merupakan bagian dari pendekatan Satgas di wilayah penugasan.
“Patroli keamanan yang dikombinasikan dengan pendekatan teritorial humanis merupakan pilar penting dalam pola operasi Koops TNI Habema. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran Satgas Yonif 742/SWY tidak hanya menciptakan stabilitas keamanan di Distrik Melagi, tetapi juga menjadi solusi atas tantangan sosial dan kesehatan yang dihadapi masyarakat perbatasan, ” ujar Letkol Inf Dedi Risdiantoro.
Ia menambahkan, pendekatan berbasis kepedulian akan terus diperkuat untuk mendukung terciptanya kondisi Papua yang damai dan sejahtera.
Kegiatan di Kampung Wunabunggu berlangsung tertib, aman, dan lancar. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, personel TK Wunabunggu kembali ke pos dalam keadaan lengkap dan selamat.
Bagi masyarakat Wunabunggu, kehadiran prajurit hari itu bukan sekadar patroli. Bantuan bahan pokok, pelayanan kesehatan, dan komunikasi langsung menjadi wujud kepedulian yang memperkuat hubungan antara TNI dan warga di Distrik Melagi.
Di tengah medan penugasan, prajurit Satgas Yonif 742/SWY menunjukkan bahwa menjaga keamanan dan merawat kemanusiaan dapat berjalan bersama.
(Agung)
















































