PUNCAK - Akses kesehatan yang terbatas di pedalaman Papua mendorong Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 621/Mountaineer (Mtg) Koops HABEMA turun langsung menyambangi permukiman warga di Desa Agen-Gen, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, Rabu (5/8/2026). Melalui kegiatan kesehatan bergerak, prajurit bersama tim medis memberikan pemeriksaan, pengobatan, dan edukasi kepada masyarakat, terutama anak-anak serta lansia.
Kegiatan yang dipimpin Komandan Pos (Danpos) Letda Inf Thoiron itu dilakukan dengan mendatangi rumah-rumah warga agar masyarakat yang sulit menjangkau fasilitas kesehatan tetap memperoleh pemeriksaan dan penanganan medis. Tim medis menangani berbagai keluhan, mulai dari infeksi saluran pernapasan (ISPA), demam, hingga penyakit kulit yang banyak dialami warga.
Selain memberikan obat sesuai hasil pemeriksaan, personel Satgas juga mengajak masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah mencegah penyebaran penyakit.
Danpos Satgas Yonif 621/Mtg, Letda Inf Thoiron, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen prajurit untuk hadir membantu masyarakat di wilayah penugasan.
"Kami hadir bukan hanya untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan perhatian di bidang kesehatan. Harapannya, warga tetap sehat dan mampu menjalankan aktivitas sehari-hari meski berada di wilayah dengan akses yang terbatas, " ujar Letda Inf Thoiron.
Kegiatan kesehatan bergerak itu mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Agen-Gen. Warga mengaku terbantu karena dapat berkonsultasi langsung dengan tim medis tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kesehatan.
Melalui aksi tersebut, Satgas Yonif 621/Mtg Koops HABEMA kembali menunjukkan bahwa pengabdian prajurit di Papua tidak hanya diwujudkan melalui pengamanan wilayah, tetapi juga lewat kepedulian nyata terhadap kebutuhan masyarakat. Kehadiran personel TNI diharapkan terus memperkuat kedekatan dengan warga sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di pedalaman Papua Tengah.
(PERS)


















































