MOROWALI, Sulawesi Tengah – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Morowali terus menggencarkan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada kalangan pelajar melalui program Polisi Go To School. Kegiatan tersebut kembali dilaksanakan di MTsN 1 Bungku Tengah, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Kamis (16/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 09.00 WITA itu dipimpin oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Morowali bersama personel Unit Kamsel, yakni AIPDA Artono Amin dan BRIPKA Asrul Themba. Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan edukasi mengenai pentingnya disiplin dan tertib berlalu lintas sebagai upaya menciptakan keselamatan di jalan raya.

Materi yang disampaikan meliputi kewajiban mematuhi rambu-rambu lalu lintas, penggunaan helm berstandar SNI, larangan mengendarai kendaraan bermotor bagi yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), serta pentingnya mengutamakan keselamatan dibandingkan kecepatan saat berkendara.
Selain penyampaian materi, personel Satlantas juga mengajak para pelajar untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Edukasi diberikan secara komunikatif dan interaktif sehingga para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi.
Kasat Lantas Polres Morowali, IPTU Ni Nyoman Sukreni, S.H., M.H., mengatakan bahwa program Polisi Go To School merupakan salah satu langkah preventif Polri dalam membentuk karakter generasi muda yang sadar hukum dan memiliki budaya tertib berlalu lintas.
"Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan pemahaman kepada para siswa bahwa keselamatan berlalu lintas harus dimulai dari diri sendiri. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan hanya untuk menghindari pelanggaran, tetapi yang paling utama adalah melindungi keselamatan jiwa, baik diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya, " ujarnya.
Ia menambahkan, pelajar merupakan aset bangsa yang perlu dibekali pengetahuan sejak dini agar mampu menjadi contoh dalam berlalu lintas.

"Kami berharap para pelajar tidak mengendarai kendaraan bermotor apabila belum memenuhi syarat, selalu menggunakan helm berstandar SNI, mematuhi aturan lalu lintas, serta menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan. Dengan edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan, kami optimistis budaya tertib berlalu lintas akan semakin tumbuh di tengah masyarakat, " tambahnya.
Menurutnya, kegiatan edukasi di sekolah akan terus dilakukan sebagai bagian dari komitmen Satlantas Polres Morowali untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan usia pelajar.
Kasat Lantas perempuan pertama di Polres Morowali berharap sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam mewujudkan generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan mengutamakan keselamatan saat berlalu lintas.
"Lewat program go to school, kami berharap sinergi terbangun antara pihak kepolisian, sekolah dan orang tua sehingga keselamatan berlalulintas lintas bagi anak-anak pelajar dapat ditanamkan dan menjadi prioritas utama dalam berkendara, " tandasnya.
















































