Senyum Prajurit, Hangatkan Pasar Dekai: TNI Borong Dagangan Mama Papua, Eratkan Persaudaraan

1 day ago 3

PAPUA - Di tengah rutinitas penjagaan perbatasan yang penuh tanggung jawab, ada momen hangat yang terjadi di Pasar Tradisional Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Para prajurit Satgas Pamtas Yonif 1 Marinir memilih cara berbeda untuk membangun hubungan dengan masyarakat: bukan dengan patroli, melainkan dengan belanja hasil bumi langsung dari tangan mama-mama Papua, Rabu (2/04/2025).  

Suasana pasar yang biasanya dipenuhi suara tawar-menawar berubah menjadi ajang keakraban. Tawa prajurit bercampur dengan candaan ringan para pedagang. Tanpa sekat, mereka berbincang, bercengkerama, dan bertransaksi dengan penuh rasa kekeluargaan.  

"Kami tidak hanya ingin menjaga perbatasan, tetapi juga merawat hubungan dengan masyarakat. Dengan membeli hasil bumi di pasar tradisional, kami bisa membantu perekonomian mama-mama Papua sekaligus mempererat persaudaraan, " ujar Letkol Mar Siswanto, Komandan Satgas Pamtas Yonif 1 Marinir.  

Pangkoops Habema Mayjen TNI Lucky Avianto pun menegaskan bahwa kehadiran TNI di Papua bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat. "Kami ingin menunjukkan bahwa di balik seragam, ada hati yang tulus. TNI adalah sahabat rakyat, dan persaudaraan adalah kunci harmoni, " katanya.  

Salah satu mama Papua pun berbagi kesannya, "Dulu kami takut melihat tentara. Tapi setelah mereka datang, beli dagangan kami, bercanda, dan berbagi cerita, kami jadi merasa dekat. Mereka baik, mereka peduli." 

Lebih dari sekadar transaksi jual beli, aksi ini menjadi simbol persatuan dan kepedulian di tanah Papua. Senyum prajurit dan tawa mama-mama pasar menjadi bukti bahwa kehangatan bisa hadir di mana saja, bahkan di tengah kesibukan menjaga perbatasan.  

Authentication: 

Dansatgas Media HABEMA, Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono

Read Entire Article
Karya | Politics | | |