Taruna Akpol Edukasi Pelajar Kediri: Call Center 110 dan Bahaya Kenakalan Remaja

19 hours ago 5

KEDIRI KOTA - Upaya Polri untuk merangkul dan membekali generasi muda dengan pengetahuan hukum semakin gencar dilakukan. Kali ini, sebanyak 14 Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tingkat III dari Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita, didampingi para pembimbing, hadir di SMAN 1 Kediri Kota pada Kamis (11/6/2026) untuk menggelar kegiatan sosialisasi layanan darurat Call Center 110 dan penyuluhan mendalam tentang bahaya kenakalan remaja.

Antusiasme tinggi terpancar dari para siswa dan guru yang hadir, menunjukkan betapa pentingnya topik ini bagi mereka. Turut hadir dalam acara tersebut Pabingnis Binmas IPTU Moh. Komaruzaman dan Paping Latja IPTU Azizi, yang setia mendampingi para taruna dalam menyampaikan materi edukatif.

Di hadapan para pelajar, Taruna Akpol BKT Ata Arya menekankan krusialnya pemahaman akan Call Center 110 sebagai garda terdepan dalam layanan darurat kepolisian. Ia menyampaikan, "Kami sedang melaksanakan sosialisasi terkait Call Center 110 dan penyuluhan tentang kenakalan remaja. Melalui kegiatan ini kami berharap para pelajar memahami cara memanfaatkan layanan kepolisian secara tepat serta mampu menghindari perilaku yang melanggar hukum."

BKT Boni Arga Sihombing menambahkan, kehadiran Call Center 110 merupakan bukti nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan yang cepat dan responsif. Ia menjelaskan lebih lanjut, "Kami ingin memberi edukasi terkait 110 karena hadirnya Call Center 110 adalah wujud nyata Polri selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Layanan ini dapat dimanfaatkan untuk melaporkan berbagai kejadian yang membutuhkan kehadiran dan bantuan kepolisian."

Tak hanya berfokus pada Call Center 110, para taruna juga mengupas tuntas berbagai isu kenakalan remaja yang kerap mengintai. Mulai dari perundungan (bullying), tawuran, jerat narkoba, aksi balap liar yang membahayakan, hingga penggunaan media sosial yang keliru, semuanya dibahas secara gamblang. Para siswa diajak untuk merenungkan pentingnya disiplin, meraih prestasi, dan menjelma menjadi agen perubahan yang bertanggung jawab.

Harapannya, melalui interaksi langsung ini, para siswa semakin menyadari esensi menjaga perilaku positif, menjauhi godaan kenakalan remaja, dan yang terpenting, mengetahui jalur cepat untuk mendapatkan bantuan kepolisian kapan pun dibutuhkan. Kegiatan ini merupakan bagian tak terpisahkan dari program Latihan Kerja (Latja) Taruna Akpol Tingkat III Batalyon Ksatriya Hawin Sarwahita di wilayah hukum Polres Kediri Kota, sebuah langkah strategis untuk mempererat kemitraan Polri dengan masyarakat, terutama para generasi penerus bangsa.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |