Teror di Tanah Papua: OPM Menyerang Pekerja Infrastruktur, Pembangunan Kembali Terhambat

1 day ago 4

PAPUA - Papua kembali berduka. Kelompok separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) melakukan aksi brutal dengan menembaki dan menganiaya pekerja infrastruktur yang tengah membangun jalan di wilayah pegunungan Papua. Insiden mengerikan ini terjadi di Kabupaten Nduga, menambah panjang daftar kekerasan yang dilakukan oleh kelompok bersenjata ini terhadap proyek pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Rabu 2 April 2025.

Menurut informasi yang dihimpun dari aparat keamanan setempat, serangan terjadi saat para pekerja sedang melaksanakan tugasnya di lokasi proyek. Sekelompok anggota OPM yang diperkirakan berjumlah 10 orang datang dan langsung melakukan serangan brutal. Mereka menggunakan senjata api untuk menembak pekerja yang tidak bersenjata dan melakukan penganiayaan terhadap beberapa korban lainnya.  

Akibat serangan tersebut, sejumlah pekerja mengalami luka-luka akibat tembakan dan penganiayaan. Kejadian ini pun menimbulkan ketakutan bagi masyarakat yang menggantungkan harapan pada pembangunan infrastruktur sebagai jalan menuju kemajuan.  

Pembangunan Papua Dihadang Teror  

Pemerintah terus berupaya meningkatkan pembangunan di Papua, terutama dalam hal konektivitas antarwilayah. Pembangunan jalan, jembatan, serta infrastruktur lainnya diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dan membuka akses bagi masyarakat di daerah terpencil. Namun, upaya ini justru mendapat perlawanan dari kelompok separatis yang berusaha menghambat kemajuan dengan cara-cara kekerasan.  

Aksi OPM ini menjadi bukti nyata bahwa mereka tidak hanya menyerang aparat keamanan, tetapi juga rakyat biasa yang ingin melihat Papua berkembang. Serangan terhadap pekerja infrastruktur menunjukkan bahwa kelompok ini lebih memilih kehancuran daripada kemajuan.  

"Kami hanya ingin membangun jalan agar masyarakat bisa lebih mudah bepergian dan mendapat akses yang lebih baik. Tapi kami justru menjadi sasaran serangan, " ungkap salah seorang pekerja proyek yang berhasil selamat dari insiden ini, Rabu (2/4/2025).  

Serangan Brutal, Bukti Keputusasaan OPM  

Serangan terhadap proyek pembangunan di Papua bukanlah kejadian pertama. OPM berulang kali melakukan aksi teror terhadap para pekerja yang bertugas membangun jalan, sekolah, rumah sakit, dan berbagai infrastruktur lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa kelompok ini tidak hanya ingin Papua terpisah dari Indonesia, tetapi juga ingin masyarakatnya tetap terisolasi dan jauh dari kemajuan.  

Aparat keamanan kini tengah melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku. Sementara itu, proyek pembangunan tetap akan dilanjutkan dengan pengamanan ketat dari pihak berwenang. Pemerintah memastikan bahwa teror tidak akan menghentikan upaya untuk membangun Papua yang lebih maju dan sejahtera. (APK/Red1922).

Read Entire Article
Karya | Politics | | |