Tingkatkan Kualitas Pembinaan, Kasubsi Bimgiat Rutan Balikpapan Lakukan Studi Tiru Pembuatan Tempe di Lapas Balikpapan

1 day ago 6

Balikpapan, Selasa, 4 Agustus 2026 – Dalam rangka meningkatkan kualitas program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan, Kepala Subseksi Bimbingan Kegiatan (Bimgiat) Rutan Kelas IIA Balikpapan, Edy Cahyono, bersama jajaran staf Bimbingan Kegiatan melaksanakan kegiatan studi tiru ke Lapas Kelas IIA Balikpapan. Kegiatan tersebut difokuskan pada proses produksi tempe sebagai salah satu program pembinaan keterampilan yang telah berjalan di Lapas Balikpapan.

Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari secara langsung tahapan pembuatan tempe, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan kedelai, fermentasi, hingga pengemasan produk. Selain itu, rombongan juga berdiskusi mengenai pengelolaan sarana produksi, standar kebersihan, serta strategi pemasaran hasil karya warga binaan agar memiliki nilai tambah dan berdaya saing.

Kasubsi Bimgiat Rutan Balikpapan, Edy Cahyono, menyampaikan bahwa studi tiru merupakan langkah strategis untuk memperkaya wawasan dan meningkatkan kompetensi petugas dalam mengembangkan program pembinaan kemandirian yang produktif.

"Melalui kegiatan ini kami memperoleh banyak pengalaman dan pengetahuan baru yang nantinya akan menjadi referensi dalam mengembangkan program pembuatan tempe di Rutan Balikpapan. Harapannya, program ini dapat menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan sekaligus mendukung pembinaan yang lebih produktif, " ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan suasana penuh keakraban melalui sesi diskusi dan praktik lapangan bersama petugas Lapas Balikpapan. Berbagai pengalaman mengenai teknik produksi, pengendalian kualitas, hingga pengelolaan hasil produksi menjadi bahan pembelajaran yang diharapkan dapat diterapkan di Rutan Balikpapan.

Melalui studi tiru ini, Rutan Kelas IIA Balikpapan yang dibawahi oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan kemandirian sebagai bekal keterampilan bagi warga binaan, sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi dan mempersiapkan mereka untuk kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |