KEBUMEN - Jalan sepanjang 600 meter di Desa Mangunranan, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, terus dikebut melalui program TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim 0709/Kebumen. Prajurit TNI bersama warga bergotong royong mengejar penyelesaian pengecoran rabat beton yang diharapkan membuka akses ekonomi dan memperlancar aktivitas masyarakat, Sabtu (25/7/2026).
Sejak pagi, personel TNI dan warga bahu-membahu mengerjakan pengecoran jalan. Mulai dari mengaduk material, mengangkut beton, hingga meratakan permukaan jalan dilakukan bersama-sama.
Kekompakan tersebut menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Semangat gotong royong juga menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan jalan yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD Sengkuyung Tahap III.

Pembangunan jalan rabat beton tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, mempermudah distribusi hasil pertanian, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat Desa Mangunranan.
Danramil 07/Mirit, Kapten Cba Taufik Noor, mengatakan proses pengecoran terus dikebut agar seluruh sasaran dapat selesai sesuai target dengan tetap mengutamakan kualitas pekerjaan.
“TMMD bukan hanya membangun jalan, tetapi juga membangun semangat gotong royong dan kebersamaan. Dengan kerja keras TNI dan masyarakat, kami optimistis seluruh sasaran dapat diselesaikan sesuai target dan hasilnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang, ” ujar Kapten Cba Taufik Noor.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam pelaksanaan TMMD. Warga tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga terlibat langsung dalam proses pengerjaan di lapangan.

Bagi masyarakat Desa Mangunranan, jalan rabat beton tersebut diharapkan menjadi akses penting untuk mendukung berbagai aktivitas sehari-hari. Jalan yang lebih baik juga diharapkan dapat memperlancar arus hasil pertanian dari desa menuju wilayah lain.
TMMD Sengkuyung Tahap III Kodim 0709/Kebumen menjadi wujud sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. Di balik setiap adukan beton dan kerja keras di lapangan, tersimpan harapan untuk mewujudkan Desa Mangunranan yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.
(Agung)










































