TNI Kuasai Tiga Kampung di Yahukimo, Puluhan Senjata dan Senapan Angin Diamankan

2 days ago 10

YAHUKIMO - Situasi keamanan di Distrik Manggelum, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, diklaim telah kembali kondusif setelah aparat yang tergabung dalam Koops TNI Habema menggelar operasi pengamanan dan patroli di wilayah tersebut. Tiga kampung yang sebelumnya ditinggalkan warga akibat gangguan keamanan kini disebut telah berada dalam kondisi aman dan siap dihuni kembali.

Ketiga kampung tersebut yakni Kampung Manggelum, Kampung Mangga Tiga, dan Kampung Kewam. Sebelumnya, sebagian warga memilih mengungsi karena merasa khawatir terhadap aktivitas kelompok bersenjata yang beroperasi di kawasan tersebut.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf Wirya Arthadiguna, mengatakan patroli keamanan yang dilaksanakan pada Selasa (9/6/2026) berhasil mengamankan wilayah tanpa menimbulkan korban jiwa dari pihak mana pun.

"Situasi Distrik Manggelum saat ini sudah aman dan berada dalam pengawasan aparat keamanan. Kami mengimbau masyarakat yang sebelumnya mengungsi agar dapat kembali ke kampung masing-masing dan menjalankan aktivitas seperti biasa, " kata Wirya dalam keterangannya, Selasa (9/6/2026).

Menurutnya, operasi tersebut dilakukan menyusul adanya gangguan keamanan yang selama ini diduga dilakukan kelompok TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo yang dipimpin Kopi Tua Heluka dan Dejang Heluka. Kelompok tersebut disebut kerap melakukan aksi intimidasi, teror, hingga pembakaran yang berdampak pada terganggunya aktivitas masyarakat dan pelayanan publik.

Dalam operasi penyisiran yang dilakukan Satgas Koops TNI Habema, aparat menemukan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan kelompok bersenjata saat beraktivitas di wilayah tersebut.

Barang bukti yang diamankan meliputi lima pucuk senjata rakitan, 38 pucuk senapan angin, alat bidik senjata, telepon genggam, busur dan anak panah, parang, serta berbagai perlengkapan lainnya.

"Ketika tim patroli memasuki wilayah Manggelum, kelompok bersenjata tersebut diketahui telah meninggalkan lokasi dan melarikan diri melalui jalur Sungai Dogoel. Dari lokasi yang ditinggalkan, personel berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang kini sedang didalami lebih lanjut, " ujar Wirya.

Aktivitas Warga Diharapkan Segera Normal

Koops TNI Habema menegaskan aparat akan tetap bersiaga di Distrik Manggelum guna memastikan keamanan masyarakat terjaga. Pengamanan berkelanjutan dinilai penting agar roda pemerintahan dan pelayanan publik dapat kembali berjalan optimal.

Selain menjaga stabilitas keamanan, aparat juga berupaya menciptakan kondisi yang memungkinkan masyarakat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan pendidikan, pelayanan kesehatan, dan perekonomian lokal.

"Kami berkomitmen memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat. Kehadiran aparat di lapangan bertujuan memastikan masyarakat dapat kembali hidup normal tanpa rasa takut, " tegas Wirya.

Koops TNI Habema Ajak Kelompok Bersenjata Kembali ke Pangkuan NKRI

Dalam kesempatan yang sama, Koops TNI Habema juga mengajak anggota kelompok bersenjata yang masih berada di kawasan hutan untuk menghentikan aksi kekerasan dan kembali bergabung bersama masyarakat.

Menurut Wirya, pembangunan Papua membutuhkan stabilitas keamanan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar kesejahteraan dapat dirasakan secara merata.

"Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama membangun Papua yang damai, aman, dan sejahtera. Keamanan yang kondusif menjadi fondasi utama bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat, " pungkasnya.

Dengan situasi yang diklaim telah terkendali, pemerintah dan aparat berharap warga yang sempat mengungsi dapat segera kembali ke kampung halaman mereka sehingga kehidupan sosial dan ekonomi di Distrik Manggelum kembali pulih secara bertahap.

(PERS)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |