Warga Telemow dan Binuang Km 6-KM 12 Harapkan Perbaikan Jalan Segera Direalisasikan

15 hours ago 6

Penajam Paser Utara – Masyarakat Desa Telemow dan Desa Binuang KM 6–12, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), kembali berharap adanya percepatan perbaikan akses jalan yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas warga. Hingga awal Juni 2026, kondisi sejumlah ruas jalan masih mengalami kerusakan yang dinilai mengganggu mobilitas dan keselamatan pengguna jalan.

Jalan yang berada di kawasan yang berkaitan dengan wilayah pengembangan Ibu Kota Nusantara tersebut merupakan akses utama bagi masyarakat untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari pendidikan, pekerjaan, kegiatan ekonomi, hingga kebutuhan pelayanan kesehatan.

Menurut keterangan warga, persoalan kondisi jalan tersebut sebelumnya telah dibahas bersama pihak Otorita Ibu Kota Nusantara. Namun hingga kamis, 11/6/2026, masyarakat mengaku belum melihat adanya pekerjaan perbaikan yang signifikan di lapangan.

"Kami berharap ada perhatian serius terhadap kondisi jalan ini karena menjadi jalur utama masyarakat. Setidaknya titik-titik yang paling rusak dan berbahaya dapat segera ditangani agar tidak membahayakan pengguna jalan, " ujar salah seorang warga.

Selain berdampak pada kenyamanan berkendara, kerusakan jalan juga memengaruhi kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat. Warga yang bekerja maupun pelaku usaha harus menghadapi kondisi jalan yang sulit dilalui, terutama saat cuaca kurang bersahabat. Di sisi lain, akses menuju fasilitas pendidikan dan layanan kesehatan juga menjadi perhatian karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat.

Tokoh masyarakat setempat menilai perbaikan jalan akan memberikan dampak positif yang luas, tidak hanya bagi warga Desa Telemow dan Binuang KM 6–12, tetapi juga bagi kelancaran konektivitas kawasan yang berada di sekitar wilayah pembangunan IKN.

Masyarakat berharap pemerintah dan instansi terkait dapat segera menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan langkah konkret di lapangan. Perbaikan pada titik-titik kritis dinilai menjadi solusi jangka pendek yang dapat mengurangi risiko kecelakaan sekaligus menjaga kelancaran aktivitas warga sambil menunggu penanganan yang lebih menyeluruh.

Dengan semakin meningkatnya aktivitas masyarakat di sekitar kawasan IKN, keberadaan infrastruktur jalan yang aman dan layak menjadi kebutuhan mendesak. Warga berharap aspirasi yang telah disampaikan dapat segera diwujudkan demi mendukung mobilitas, pertumbuhan ekonomi, dan kualitas pelayanan publik di wilayah tersebut.

(Iwan)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |