PUNCAK - Semangat belajar anak-anak di pedalaman Papua menjadi inspirasi tersendiri bagi prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 731/Kabaresi. Berawal dari kedatangan sejumlah anak ke Pos Satgas dengan membawa buku tulis dan pensil, personel TNI langsung membuka kelas membaca, menulis, dan berhitung (Calistung) di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.
Kegiatan yang digelar pada Selasa (7/7/2026) itu merupakan bagian dari pembinaan teritorial Satgas Yonif 731/Kabaresi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar bagi anak-anak di wilayah penugasan.
Suasana belajar berlangsung hangat dan penuh semangat. Para prajurit mengajarkan pengenalan huruf, membaca, menulis, hingga berhitung dasar dengan metode interaktif yang dipadukan dengan permainan edukatif. Gelak tawa dan antusiasme anak-anak mewarnai setiap sesi pembelajaran.
Personel Satgas Yonif 731/Kabaresi, **Sertu Jainudin Syamsu**, mengatakan tingginya semangat belajar anak-anak menjadi motivasi bagi prajurit untuk terus berkontribusi di bidang pendidikan.
> "Kami tidak menyangka anak-anak datang sendiri ke pos sambil membawa buku dan pensil untuk belajar. Itu menunjukkan semangat mereka sangat besar. Karena itu kami merasa terpanggil untuk mendampingi mereka agar memiliki kemampuan membaca, menulis, dan berhitung yang menjadi bekal penting dalam meraih cita-cita, " ujar Sertu Jainudin Syamsu.
Menurutnya, pendidikan merupakan salah satu investasi terbaik bagi masa depan generasi muda Papua. Karena itu, Satgas akan terus mendukung kegiatan belajar yang dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Selain meningkatkan kemampuan dasar anak-anak, kegiatan tersebut juga menjadi sarana membangun kedekatan antara prajurit TNI dan masyarakat melalui pendekatan yang humanis.
Tokoh masyarakat Kampung Julukoma, **Bapa Yeskel Kum**, mengapresiasi kepedulian personel Satgas yang meluangkan waktu untuk mendampingi anak-anak belajar.
> "Kami sangat bersyukur karena bapak-bapak TNI dengan sabar mengajari anak-anak kami membaca, menulis, dan berhitung. Mereka sekarang semakin rajin belajar dan selalu antusias ketika ada kegiatan bersama Satgas. Kehadiran TNI benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat kami, " ungkap Yeskel Kum.
Ia berharap program pendidikan seperti ini dapat terus berlanjut karena mampu memberikan motivasi sekaligus meningkatkan kepercayaan diri anak-anak di Kampung Julukoma.
Kegiatan Kelas Calistung menjadi salah satu bukti bahwa pengabdian Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 731/Kabaresi tidak hanya berfokus pada pengamanan wilayah, tetapi juga menyentuh sektor pendidikan sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia di pedalaman Papua.
Melalui pendekatan tersebut, Satgas berharap dapat menumbuhkan budaya belajar sejak dini, mempererat hubungan dengan masyarakat, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat demi terciptanya Papua yang aman, maju, dan sejahtera.
(PERS)
















































