BOGOR – Babinsa Desa Iwul, Sertu Galih Budiawan, menghadiri Musyawarah Penetapan Tim Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa sekaligus Pembentukan Panitia Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Iwul di GOR Desa Iwul, Kampung Lengkong Barang RT 01/RW 03, Desa Iwul, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (7/8/2026).
Musyawarah tersebut digelar sebagai bagian dari tahapan penyelenggaraan pemerintahan desa, khususnya dalam mempersiapkan perencanaan pembangunan serta pembentukan panitia yang akan melaksanakan proses pemilihan anggota BPD Desa Iwul.
Kegiatan dihadiri Kasi Pemerintahan Kecamatan Parung yang mewakili Camat Parung, Kepala Desa Iwul Nasim Setiawan, S.E., M.M., Babinsa Sertu Galih Budiawan, Bhabinkamtibmas Aiptu Sutopo, Ketua BPD Desa Iwul, para Ketua RW dan RT se-Desa Iwul, serta PPK Desa Iwul.
Babinsa Desa Iwul, Sertu Galih Budiawan, mengatakan kehadiran TNI dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa sekaligus menjaga sinergi dengan seluruh unsur masyarakat.
“Kami mendukung setiap proses pemerintahan dan pembangunan desa yang dilaksanakan secara transparan, tertib, dan melibatkan masyarakat. Melalui musyawarah ini, kami berharap perencanaan pembangunan Desa Iwul semakin terarah dan benar-benar menjawab kebutuhan warga, ” ujar Sertu Galih Budiawan.
Menurutnya, musyawarah menjadi ruang penting untuk menyatukan berbagai aspirasi sehingga keputusan yang dihasilkan dapat diterima dan dilaksanakan secara bersama-sama.
“Kebersamaan dan komunikasi menjadi kunci. Apabila pemerintah desa, BPD, TNI-Polri, serta seluruh unsur masyarakat mampu terus bersinergi, setiap program pembangunan akan lebih mudah dilaksanakan dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat, ” tambahnya.
Kepala Desa Iwul, Nasim Setiawan, S.E., M.M., mengatakan pembentukan Tim Penyusunan RKP Desa memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan dan program prioritas desa.
“Tim yang dibentuk harus mampu bekerja secara profesional, terbuka, dan mengakomodasi aspirasi masyarakat. RKP Desa merupakan bagian penting dalam menentukan program pembangunan, sehingga penyusunannya harus benar-benar berdasarkan kebutuhan dan kepentingan warga Desa Iwul, ” ujar Nasim Setiawan.
Ia juga berharap Panitia Pemilihan BPD yang dibentuk dapat menjalankan seluruh tahapan secara objektif, transparan, dan sesuai ketentuan.
“Kami berharap panitia dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab sehingga proses pemilihan BPD berlangsung tertib, demokratis, dan menghasilkan wakil masyarakat yang mampu memperjuangkan aspirasi warga, ” katanya.
Sementara itu, Kasi Pemerintahan Kecamatan Parung menekankan pentingnya musyawarah dan partisipasi masyarakat dalam membangun tata kelola pemerintahan desa yang akuntabel.
“Penyusunan RKP Desa dan pembentukan Panitia Pemilihan BPD harus dilakukan sesuai mekanisme serta mengedepankan prinsip transparansi dan partisipasi. Kami berharap seluruh unsur dapat menjalankan tugasnya dengan baik demi kemajuan Desa Iwul, ” ujarnya.
Melalui musyawarah tersebut, diharapkan tercipta kerja sama yang semakin solid antara Pemerintah Desa Iwul, BPD, TNI-Polri, pemerintah kecamatan, serta seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang berkelanjutan, tata kelola pemerintahan yang semakin baik, dan Desa Iwul yang maju, mandiri, serta sejahtera. (PERS)
















































