Babinsa Koramil 2301/Cilegon Dampingi Budidaya Ayam Petelur untuk Perkuat Ketahanan Pangan

1 week ago 6

CILEGON — Babinsa Koramil 2301/Cilegon melaksanakan Pembinaan Ketahanan Wilayah (Bintahwil) melalui pendampingan budidaya ayam petelur bersama Dinas Peternakan Kota Cilegon di Lingkungan Samandaran, Kelurahan Panggung Rawi, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Banten, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Sertu Wahyu, Babinsa wilayah Gedong Dalem, dan Sertu Suprianto, Babinsa wilayah Karang Asem. Keduanya mendampingi petugas Dinas Peternakan Kota Cilegon dalam kegiatan budidaya ayam petelur serta pemberian konsentrat pakan kepada ternak.

Pendampingan dilakukan untuk membantu meningkatkan produktivitas peternakan ayam petelur sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah binaan. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan usaha peternakan yang produktif dan berkelanjutan.

Sertu Wahyu mengatakan, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan.

“Kami mendampingi masyarakat dan petugas terkait agar kegiatan budidaya ayam petelur dapat berjalan dengan baik. Harapannya, produktivitas ternak meningkat dan usaha ini mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, ” ujarnya.

Sertu Suprianto menambahkan, pendampingan tidak hanya berfokus pada kegiatan teknis, tetapi juga memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus mengembangkan potensi peternakan di wilayahnya.

“Budidaya ayam petelur memiliki peluang yang baik untuk mendukung kebutuhan pangan sekaligus menambah penghasilan warga. Kami mengajak masyarakat untuk mengelolanya dengan disiplin, memperhatikan kebersihan kandang, kesehatan ternak, dan kualitas pakan, ” katanya.

Danramil 2301/Cilegon, Mayor Inf Usman, menegaskan bahwa Babinsa harus senantiasa hadir di tengah masyarakat dan menjadi penggerak dalam mendukung berbagai program pemerintah.

“Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat dan menjadi motor penggerak dalam mendukung program pemerintah, termasuk di bidang ketahanan pangan. Sinergi dengan Dinas Peternakan diharapkan mampu meningkatkan hasil peternakan serta memberikan manfaat nyata bagi warga, ” tuturnya.

Dandim 0623/Cilegon, Letkol Inf Imam Buchori, S.H., M.I.P., menyampaikan bahwa pendampingan tersebut merupakan salah satu bentuk pengabdian TNI Angkatan Darat kepada masyarakat.

“Melalui pembinaan wilayah yang dilaksanakan secara berkesinambungan, kami ingin mendorong terwujudnya kemandirian pangan sekaligus membantu meningkatkan perekonomian masyarakat, ” tegasnya.

Danrem 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Daru Cahyadi, menekankan pentingnya kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan wilayah.

“Kehadiran Babinsa di lapangan harus mampu memberikan solusi dan manfaat bagi masyarakat. Kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga menjadi salah satu kunci keberhasilan pembangunan wilayah, ” ujarnya.

Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., mengatakan bahwa setiap kegiatan pembinaan teritorial harus mampu memperkuat ketahanan wilayah dan mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Prajurit Siliwangi harus selalu adaptif, profesional, dan dekat dengan rakyat. Setiap kegiatan pembinaan teritorial harus mampu memperkuat ketahanan wilayah serta mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang produktif, ” katanya.

Melalui kegiatan Bintahwil tersebut, Koramil 2301/Cilegon berharap sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang tangguh serta meningkatkan kesejahteraan warga Kota Cilegon. (PERS)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |