Bapas Purwokerto Perkuat Kepedulian Sosial melalui Sosialisasi Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah Bersama BAZNAS Banyumas

1 month ago 6

Purwokerto – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Purwokerto menyelenggarakan kegiatan penyerahan Surat Keputusan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sekaligus Sosialisasi Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banyumas pada Selasa (7/7) pukul 08.00 WIB di Aula Bapas Kelas II Purwokerto. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pegawai Bapas Purwokerto sebagai bentuk penguatan pemahaman mengenai tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Sosialisasi menghadirkan narasumber dari BAZNAS Kabupaten Banyumas, yaitu Abdul Munir dan H. M. Tohar, yang memaparkan mekanisme pengelolaan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Selain menjelaskan tata cara penghimpunan dan penyaluran dana ZIS, narasumber juga mengajak seluruh peserta untuk meningkatkan kepedulian sosial melalui pengelolaan zakat yang tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan yang disampaikan terkait mekanisme pengelolaan zakat maupun peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Bapas Purwokerto.

Kepala Bapas Kelas II Purwokerto, Nasirudin, menyampaikan bahwa pembentukan UPZ merupakan langkah nyata dalam mendukung optimalisasi pengelolaan zakat di lingkungan Bapas Purwokerto. “Melalui sosialisasi ini, kami berharap seluruh pegawai semakin memahami pentingnya pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, ” ujar Nasirudin.

Ia menambahkan bahwa nilai kepedulian sosial sejalan dengan semangat pengabdian insan pemasyarakatan. “Selain menjalankan tugas pembimbingan kepada klien pemasyarakatan, kami juga ingin menumbuhkan budaya berbagi dan kepedulian sosial sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, ” tambahnya.

Perwakilan BAZNAS Kabupaten Banyumas, Abdul Munir, mengapresiasi komitmen Bapas Purwokerto dalam membentuk Unit Pengumpul Zakat dan meningkatkan literasi zakat di lingkungan kerja. “UPZ menjadi jembatan penting untuk memastikan penghimpunan zakat dapat dilakukan secara tertib, amanah, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi mustahik, ” ungkap Abdul Munir.

Ia berharap sinergi antara BAZNAS dan Bapas Purwokerto terus terjalin secara berkelanjutan. “Kami mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan zakat, infak, dan sedekah sebagai bagian dari budaya berbagi yang dikelola secara profesional sehingga mampu mendukung kesejahteraan masyarakat, ” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, Bapas Purwokerto menegaskan komitmennya untuk membangun budaya kepedulian sosial sekaligus mendukung pengelolaan zakat yang transparan, akuntabel, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.(Humas Bapas Purwokerto)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |