Bapas Purwokerto Resmi Lepas Tujuh Taruna Poltek Imipas

3 hours ago 2

PURWOKERTO – Sebanyak tujuh Taruna dan Taruni Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltek Imipas) secara resmi mengakhiri masa Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Purwokerto pada Senin (10/8/2026). Penutupan program pengabdian ini menandai selesainya tugas lapangan yang mereka jalani untuk memadukan teori akademik dengan praktik kerja pemasyarakatan di dunia nyata.

Ketujuh peserta KKN tersebut merupakan delegasi gabungan yang terdiri dari taruna tingkat dua dan tingkat tiga. Selama mengabdi di Bapas Purwokerto, mereka terjun langsung membantu tugas-tugas teknis maupun administratif, termasuk mengamati proses pendampingan klien pemasyarakatan hingga tahapan penyusunan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas).

Kepala Bapas Kelas II Purwokerto, Nasirudin, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan kontribusi para taruna selama masa KKN berlangsung. “Kehadiran adik-adik Taruna Poltek Imipas ini sangat membawa energi positif dan membantu dinamika pelayanan kami. Kami berharap pengalaman langsung di lapangan ini menjadi bekal berharga yang membentuk karakter, integritas, dan profesionalisme mereka kelak saat resmi bertugas sebagai abdi negara, ” ungkap Nasirudin dalam sambutannya.

Pengalaman berhadapan langsung dengan dinamika klien pemasyarakatan dan ritme birokrasi rupanya memberikan kesan mendalam bagi para peserta. Daffa, perwakilan Taruna Tingkat 3, menuturkan bahwa kegiatan KKN ini telah membuka wawasannya mengenai kompleksitas tugas pembimbingan di luar tembok lapas.

“Teori yang kami pelajari di kampus ternyata dihadapkan pada realitas lapangan yang dinamis. Di Bapas Purwokerto, kami belajar langsung bahwa pendekatan humanis, analisis yang tajam, dan empati adalah kunci utama dalam membimbing klien agar mereka bisa kembali diterima oleh masyarakat secara baik, ” jelas Daffa.

Senada dengan hal tersebut, Nanda, perwakilan Taruna Tingkat 2, juga merasakan manfaat besar dari program ini sebagai langkah awal pengenalan dunia kerja pemasyarakatan. “Bagi kami di tingkat dua, KKN ini menjadi fondasi penting untuk memahami ritme kerja dan administrasi. Bimbingan dari para senior dan seluruh jajaran pegawai Bapas Purwokerto sangat membantu kami dalam beradaptasi serta menyerap ilmu baru secara efektif, ” ujar Nanda.

Acara pelepasan yang berlangsung dengan hangat dan khidmat ini ditutup dengan pemberian arahan akhir serta ramah tamah. Melalui selesainya masa KKN ini, Bapas Purwokerto berharap sinergi dengan institusi pendidikan seperti Poltek Imipas dapat terus berlanjut guna mencetak kader-kader pemasyarakatan yang unggul dan siap menghadapi tantangan hukum di masa depan. (Humas Bapas Purwokerto)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |