Bendera Merah Putih 1.000 Meter Membentang di Gunung Andong, Kapolresta Magelang Serukan Jaga Alam

2 days ago 1

MAGELANG - Bendera Merah Putih sepanjang 1.000 meter dibentangkan di kawasan Gunung Andong, Kabupaten Magelang, dalam gelaran Andong Nyawiji #5, Minggu (23/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menguatkan semangat nasionalisme dan kepedulian terhadap lingkungan.

Bendera Merah Putih Sapta Arga Cakra Nagari diturunkan dari kawasan Gunung Andong sebelum disambut masyarakat di Basecamp Pendem, Dusun Pendem, Desa Girirejo, Kecamatan Ngablak. Setelah itu, bendera sepanjang 1.000 meter yang diberi nama Sang Ratih Sri Buara dibentangkan di area tersebut.

Kapolresta Magelang Kombes Pol Edy Bagus Sumantri, S.I.K., turut hadir bersama Kapolres Magelang Kota AKBP Dikri Olfandi dan sejumlah pejabat pemerintah, aparat keamanan, relawan, pengelola basecamp, pendaki, pecinta alam, tokoh masyarakat hingga warga.

Kegiatan berlangsung sekitar pukul 09.00-11.45 WIB. Rangkaian acara diawali dengan penyambutan bendera, dilanjutkan pembentangan Sang Ratih Sri Buara, menyanyikan lagu Indonesia Raya, penampilan Tari Soreng SWS dari Desa Bandungrejo, hingga pemberian penghargaan dan doa bersama.

Kapolresta Magelang menilai Andong Nyawiji #5 bukan sekadar kegiatan peringatan kemerdekaan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat.

"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada panitia penyelenggara atas kegiatan Andong Nyawiji ini. Dengan kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi antara jajaran aparat pemerintahan dengan masyarakat, " kata Edy.

Ia berharap kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya warga Desa Girirejo. Edy juga mengingatkan seluruh pihak yang beraktivitas di Gunung Andong agar ikut menjaga kelestarian kawasan.

"Mari kita rawat, kita jaga, semoga tidak ada kebakaran di wilayah Gunung Andong, " tegasnya.

Dorong Gunung Andong Makin Dikenal

Kepala Dusun Pendem, Muh Solikhin, mengatakan Andong Nyawiji #5 digelar untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan nasionalisme masyarakat dalam menyambut HUT Kemerdekaan RI.

"Perlu kami sampaikan bahwa kegiatan Andong Nyawiji #5 ini bertujuan untuk silaturahmi dan memupuk rasa nasionalisme dalam menyambut hari Kemerdekaan RI, " ujar Solikhin.

Ia berharap kegiatan tersebut ikut memperkenalkan Gunung Andong secara lebih luas sehingga potensi wisata pendakian dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

"Maksud dan tujuan Andong Nyawiji #5 ini juga untuk memperkenalkan Gunung Andong di kancah nasional, sehingga manfaatnya dapat dirasakan desa kami, dusun kami, " katanya.

Solikhin juga meminta dukungan berbagai pihak agar pengembangan wisata pendakian Gunung Andong berjalan semakin baik.

Empat Jalur Pendakian Gunung Andong

Camat Ngablak Ika Ajeng S. Baruni menyebut Gunung Andong saat ini memiliki empat jalur pendakian, yakni melalui Dusun Pendem, Gogik, Sawit, serta jalur terbaru dari Dusun Temu, Desa Jogoyasan.

"Pendakian Gunung Andong ini ada empat jalur pendakian, yaitu jalur Dusun Pendem, jalur Dusun Gogik, jalur Dusun Sawit dan terbaru jalur Dusun Temu, Desa Jogoyasan, " jelas Ika.

Ia meminta seluruh pihak ikut menjaga kawasan Gunung Andong, terutama dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. Menurutnya, kelestarian lingkungan menjadi tanggung jawab bersama seiring meningkatnya aktivitas masyarakat di kawasan wisata tersebut.

"Terima kasih kepada semua relawan, masyarakat, yang telah ikut kegiatan membentangkan bendera di puncak Gunung Andong. Kita harus menjaga bersama agar tidak ada karhutla di wilayah Gunung Andong ini, " tegasnya.

Simbol Nasionalisme Sekaligus Jaga Alam

Pj Kepala Desa Girirejo Sutarno turut mengapresiasi seluruh panitia dan pihak yang terlibat dalam Andong Nyawiji #5. Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk kecintaan masyarakat terhadap Indonesia.

"Kami pemerintahan Desa Girirejo mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada segenap panitia atas terselenggaranya kegiatan ini. Ini merupakan wujud kita dalam mencintai tanah air kita Indonesia, " ujar Sutarno.

Ia mengajak masyarakat menjaga keberlangsungan kegiatan sekaligus mempertahankan kerukunan warga.

Pembentangan Merah Putih sepanjang 1.000 meter menjadi puncak kegiatan yang mencerminkan semangat kebangsaan masyarakat Magelang. Di saat yang sama, Andong Nyawiji #5 menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan juga perlu diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan.

Kolaborasi pemerintah, aparat keamanan, pengelola basecamp, relawan, pecinta alam, pendaki dan masyarakat menjadi kunci untuk menjaga Gunung Andong tetap aman, lestari dan memberi manfaat bagi warga di sekitarnya.

Sumber: Humas Polresta 

Editor: Agung

Read Entire Article
Karya | Politics | | |