JAMBI - Musim kemarau yang berlangsung di sejumlah wilayah Provinsi Jambi menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Kondisi cuaca yang relatif kering akibat minim curah hujan tidak hanya berdampak terhadap ketersediaan air, tetapi juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sebagai bentuk ikhtiar dan memohon pertolongan Allah SWT, Pemerintah Provinsi Jambi menggelar Salat Istisqa atau salat memohon turunnya hujan di Lapangan Garuda, Telanaipura, Kota Jambi, Rabu (2/9).
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 1.500 jamaah dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga warga sekitar. Seluruh jamaah mengikuti rangkaian kegiatan dengan khusyuk dan penuh kekhidmatan seraya memanjatkan doa agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang membawa keberkahan bagi masyarakat dan lingkungan.
Salat Istisqa yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jambi tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk meningkatkan keimanan, memperbanyak doa dan istighfar, sekaligus melakukan introspeksi diri dalam menghadapi kondisi kemarau yang berkepanjangan.
Bertindak sebagai imam sekaligus khatib, KH Zainul Arifin. Dalam tausiyahnya ia mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbanyak istighfar, berdoa serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.
Pelaksanaan Saalat Istisqa juga menjadi pengingat bahwa menghadapi kondisi alam tidak hanya membutuhkan upaya secara teknis, tetapi juga ikhtiar batin melalui doa dan memohon pertolongan kepada Allah SWT.
Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya jamaah yang hadir dan memenuhi Lapangan Garuda. Dengan penuh kekhusyukan, jamaah bersama-sama memanjatkan doa agar hujan segera turun sehingga kebutuhan air masyarakat dapat terpenuhi, kondisi lingkungan kembali membaik, serta risiko bencana akibat kemarau seperti karhutla dapat diminimalisir.
Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Jambi Al Haris, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Kajati Jambi Sugeng Hariadi, Ketua DPRD Provinsi Jambi M Hafiz Fattah, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin, Dandim 0415/Jambi Kolonel Inf Putra Negara, Ketua Umum MUI Provinsi Jambi Dr. H. Umar Yusuf, M.H.I., serta tokoh masyarakat dan warga sekitar.
Dandim 0415/Jambi Kolonel Inf Putra Negara, bersama personel Kodim 0415/Jambi turut hadir dan mengikuti pelaksanaan Salat Istisqa hingga selesai. Kehadiran personel TNI tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan sekaligus wujud kedekatan TNI dengan masyarakat.
“Kita berharap melalui Salat Istisqa ini, seluruh masyarakat dapat bersama-sama memanjatkan doa agar Allah SWT memberikan rahmat-Nya dengan menurunkan hujan yang cukup dan membawa keberkahan. Di samping itu, kita tetap harus meningkatkan kewaspadaan dan melakukan upaya pencegahan terhadap dampak kemarau, khususnya karhutla, ” ujar Dandim.
Menurutnya, kondisi kemarau harus dihadapi dengan kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat. Selain memperbanyak doa, masyarakat juga diharapkan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran serta turut menjaga ketersediaan air dan kelestarian lingkungan.
Dandim menambahkan, TNI khususnya Kodim 0415/Jambi akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat dalam menghadapi berbagai dampak kemarau, termasuk membantu upaya pencegahan dan penanganan karhutla di wilayah.
Melalui pelaksanaan Saalat Istisqa tersebut, diharapkan hujan segera turun di wilayah Jambi sehingga kebutuhan air masyarakat dapat kembali terpenuhi, lingkungan tetap terjaga, serta masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.(IS/wid)











































