KEDIRI KOTA - Di tengah hamparan sawah yang membentang di Kelurahan Tamanan, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, sosok Aipda Sigit Sutanto, Bhabinkamtibmas Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota, tak sekadar menjalankan tugas rutin. Pada Jumat (10/7/2026) pagi, ia hadir di antara para petani jagung di area persawahan RT 05 RW 002, bukan hanya untuk memantau, namun juga menyalakan api semangat dalam program ketahanan pangan nasional.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini merupakan wujud nyata dari arahan Kapolres Kediri Kota. Seluruh Bhabinkamtibmas didorong untuk senantiasa berada di samping petani, menjadi mitra strategis dalam mewujudkan swasembada pangan nasional yang menjadi cita-cita bersama.
Aipda Sigit Sutanto secara pribadi berinteraksi dengan salah satu petani jagung, Suparno. Dialog hangat terjalin, memantau kondisi tanaman jagung yang sedang tumbuh, sekaligus menyerap berbagai informasi berharga mengenai tantangan dan perkembangan budidaya di wilayah binaannya. Ia tak lupa memberikan suntikan motivasi, mendorong para petani untuk terus berinovasi dalam meningkatkan produktivitas lahan melalui perawatan tanaman yang optimal.
Aipda Sigit menegaskan bahwa peran Polri melampaui sekadar menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Pendampingan sektor pertanian adalah salah satu pilar penting dalam menopang ketahanan pangan bangsa.
"Melalui pendampingan ini, kami ingin memberikan semangat kepada para petani agar tetap optimistis dalam mengelola lahan pertanian. Keberhasilan petani merupakan bagian penting dalam mewujudkan swasembada pangan yang menjadi program prioritas pemerintah, " ujarnya.
Suasana akrab dan penuh kekeluargaan menyelimuti interaksi tersebut. Sinergi yang terjalin antara Bhabinkamtibmas dan para petani diharapkan mampu memperkokoh fondasi ketahanan pangan di tingkat desa, sekaligus mendorong peningkatan hasil panen jagung yang signifikan di seluruh wilayah Kota Kediri.
Melalui upaya pendampingan yang konsisten dan berkelanjutan, Polres Kediri Kota membuktikan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Kehadiran ini tidak hanya bertujuan menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban, tetapi juga berkontribusi nyata dalam menyukseskan program ketahanan pangan, demi mewujudkan Indonesia yang mandiri dan berdaulat di bidang pangan.

















































