Tingkatkan Kompetensi Pegawai, Bapas Purwokerto Gelar Inovasi ‘Belajar Jumat: Kaman D’Academy’

3 hours ago 1

PURWOKERTO – Dalam upaya memperkuat tugas dan fungsi Pembimbing Kemasyarakatan (PK) serta mendongkrak kualitas pelayanan publik, Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Purwokerto menggelar kegiatan inovatif bertajuk "Belajar Jumat: Kaman D’Academy". Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting pada Jumat (10/07) ini diikuti dengan antusias oleh seluruh pegawai Bapas Purwokerto.

​Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bapas Kelas II Purwokerto, Nasirudin. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya bagi seluruh jajaran untuk terus memperbarui pengetahuan demi mendorong transparansi dan membangun budaya integritas di lingkungan kerja.

​"Kegiatan Kaman D’Academy ini bukan sekadar rutinitas, melainkan wadah strategis bagi kita semua untuk terus belajar, berkembang, dan meningkatkan kompetensi. Pelayanan publik yang prima hanya bisa diwujudkan oleh aparatur yang memiliki kapasitas dan integritas yang tinggi. Saya minta seluruh pegawai mengikuti dengan serius, " tegas Nasirudin, Kepala Bapas Purwokerto, saat membuka acara.

Tepat setelah pembukaan oleh Kepala Bapas, acara dilanjutkan dengan pelaksanaan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP). Jalannya sidang yang krusial ini disajikan oleh PK Madya Urip T.K. untuk memdiskusikan Litmas yang sedang dibuat guna mendapatkan pengambilan keputusan rekomendasi yang terbaik.

​Untuk mengukur efektivitas pemahaman materi, panitia menyelenggarakan sesi pre-test sebelum pemaparan dimulai dan post-test di akhir acara yang wajib diikuti oleh seluruh peserta.
​Sesi inti menghadirkan tiga narasumber internal yang kompeten di bidangnya masing-masing, dipandu oleh Apriyanto Dwi Anggoro selaku moderator.

​Materi pertama disampaikan oleh Dewi Umbarawati mengenai Sosialisasi Teknis Tata Cara Penomoran Naskah Dinas dan Kode Klasifikasi Arsip.
​"Tertib administrasi adalah cerminan profesionalisme instansi. Melalui penataan nomor dinas dan arsip yang sesuai pedoman, kita sedang membangun sistem birokrasi yang lebih rapi, efisien, dan akuntabel, " ujar Dewi Umbarawati dalam paparannya.

​Dilanjutkan materi kedua oleh Moch. Sulistiyono mengenai Pedoman Whistleblower Sistem dan SPAN Lapor.
​"Sebagai pelayan masyarakat, kita harus berani menjaga integritas. Melalui optimalisasi sistem pengaduan ini, kita membuka ruang transparansi sekaligus memberikan jaminan bahwa Bapas Purwokerto bersih dari segala bentuk penyimpangan, " pungkas Moch. Sulistiyono.

​Materi penutup disampaikan oleh PK Madya Haryoto yang mengupas tuntas tentang Pedoman Pelaksanaan Pengawasan Klien. ​"Pengawasan terhadap klien pemasyarakatan harus dilakukan secara terukur dan sesuai dengan regulasi terbaru. Hal ini penting agar proses reintegrasi sosial dapat berjalan optimal dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan pembimbingan, " jelas Haryoto.

​Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini berjalan dengan interaktif, ditandai dengan banyaknya diskusi antara peserta dan narasumber. Melalui semangat slogan “Kaman D'Academy – Belajar Hari Ini, Berkarya untuk Negeri”, Bapas Purwokerto berkomitmen menjadikan kegiatan belajar bersama ini sebagai akselerator peningkatan kinerja organisasi ke depan. (Humas Bapas Purwokerto)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |