Bukittinggi Siap Geber Balap Pushbike Internasional

1 month ago 30

BUKITTINGGI, - Semangat olahraga anak menggema di Bukittinggi! Wali Kota Ramlan Nurmatias tak bisa menyembunyikan kekagumannya melihat kesuksesan gelaran balap sepeda tanpa pedal atau pushbike yang berlangsung meriah. Acara ini bukan sekadar perlombaan biasa, melainkan sebuah langkah strategis untuk membawa Bukittinggi ke kancah internasional di bidang sport tourism.

“Insya Allah ajang ini akan menjadi agenda rutin Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi sebagai bagian dari program unggulan (Progul) di bidang olahraga. Ditargetkan terselenggara dua kali dalam setahun bertaraf Internasional, ” ungkap Ramlan, Minggu (5/7).

Lebih dari 300 peserta antusias mengikuti "Bukittinggi Maimbau Wisata Runbike" di Jalan Perintis Kemerdekaan. Antusiasme peserta, yang mayoritas berasal dari luar Sumatera Barat, semakin memantik semangat Pemkot untuk mengembangkan acara ini lebih besar lagi.

“Dari awal kita mendukung melalui fasilitas tempat dan keamanan. Peserta mayoritas dari luar Sumbar ya, ditargetkan tahun depan diperbesar dengan mengundang peserta dari Malaysia dan Singapura dan lainnya, ” ujar Ramlan.

Ramlan melihat pushbike lebih dari sekadar olahraga. Baginya, ini adalah arena unik untuk menanamkan nilai-nilai penting bagi anak-anak. “Perlombaan sepeda tanpa pedal atau sistem penggerak itu olahraga unik yang mengajari anak-anak kesiapan mental, fisik dan kesabaran, ” jelasnya.

Dampak positif acara ini tak hanya dirasakan di lintasan balap. Ramlan juga menyoroti peran pentingnya dalam menggerakkan roda ekonomi lokal.

“Wako mengatakan event ini juga menjadi titik peningkatan ekonomi dengan masuknya tamu ke dalam kota yang mempengaruhi tingkat hunian hotel dan jual beli masyarakat, ” terangnya.

Untuk memaksimalkan potensi ini, Ramlan berencana mengintegrasikan acara pushbike dengan kalender pariwisata daerah, khususnya bertepatan dengan libur sekolah.

“Saya minta nanti digelar bertepatan juga dengan hari libur anak sekolah, kita siap menjadikan Bukittinggi kota wistaa olahraga. Say akan rapatkan nanti dan kita anggarki di kalender pariwisata, ” tegas Ramlan.

Apresiasi tulus disampaikan Ramlan kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan acara ini, mulai dari penggiat, pendukung, panitia, peserta, orang tua, hingga sponsor.

Ketua Pelaksana Bukittinggi Maimbau Wisata Runbike, Ade Jeri Harlan, menjelaskan lebih dalam tentang esensi pushbike. Olahraga yang dirancang khusus untuk anak usia dini 2-10 tahun ini dianggap sebagai langkah awal yang brilian untuk memperkenalkan aktivitas fisik yang ramah anak.

“Ini event perdana di Kota Bukittinggi, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk memperkenalkan jenis olahraga baru yang ramah anak, sekaligus mendukung pengembangan sport tourism dan menciptakan ruang berkumpul bagi masyarakat, ” kata Ade.

Manfaat pushbike bagi tumbuh kembang anak sangatlah signifikan. Dengan mendorong sepeda menggunakan kaki, anak-anak melatih keseimbangan, koordinasi motorik, fokus, dan membangun kepercayaan diri.

“Pushbike juga menjadi ajang mempererat ikatan antara anak dan orang tua karena seluruh aktivitasnya dilakukan dengan pendampingan langsung. Terimakasih kepada Pemkot Bukittinggi yang mendukung penuh kegiatan positif ini, ” ucap Ade Jeri Harlan.

Semakin populernya pushbike di Bukittinggi terlihat dari lahirnya komunitas Pushbike Bukittinggi yang resmi berdiri sejak 30 Mei 2025. Kini, komunitas ini telah merangkul lebih dari 30 anggota aktif dari berbagai wilayah.

Perasaan bangga semakin membuncah karena gelaran ini bertepatan dengan momentum bersejarah peringatan 100 tahun Jam Gadang.

“Kebanggaan tersendiri karena diselenggarakan bertepatan dengan momentum peringatan 100 tahun Jam Gadang, ikon utama Kota Bukittinggi. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat daya tarik event sebagai bagian dari perayaan kota, sekaligus menjadi sarana promosi wisata yang menggabungkan olahraga, budaya, dan kebersamaan masyarakat, ” tutup Ade.(**)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |