BARRU - Ancaman kekeringan yang melanda sektor pertanian di Kabupaten Barru mendapat respons cepat dari jajaran Kepolisian Resor (Polres) Barru.
Di bawah komando Kapolres Barru, AKBP Ananda Fauzi Harahap, S.I.K., M.H., Polres Barru menginisiasi kolaborasi lintas instansi untuk menyalurkan bantuan air bersih guna menyelamatkan puluhan hektare lahan persawahan warga yang terancam gagal panen, Jumat (14/8/2026).
Aksi kemanusiaan ini difokuskan di Dusun Balusu, Desa Balusu, Kecamatan Barru, dengan menyasar langsung area garapan kelompok tani Mabullosibatang dan kelompok tani Wanua Toa II.
Berdasarkan pemantauan di lapangan, luas lahan pertanian warga yang mengalami kekeringan diperkirakan mencapai 20 hektare. Pelaksanaan penyaluran air ini melibatkan kerja sama solid antara kepolisian, pemerintah daerah, hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Sebanyak lima unit mobil tangki dikerahkan langsung ke lokasi untuk menyuplai air ke petak-petak sawah warga yang mengalami krisis air.
Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Wakapolres Barru Kompol Hardjoko, S.H., M.H., jajaran pejabat utama Polres Barru, Dinas Pertanian Kabupaten Barru, serta Camat Balusu A. Maya Novitasari, S.TTP.
Selain unsur pemerintah, aksi kolaboratif ini juga menggandeng dunia usaha dan instansi vertikal, di antaranya Asisten Manajer K3 PLTU Barru Rahmat Lakaseng serta perwakilan Ditjen Perhubungan Laut Kantor UPP Garongkong.
"Kami berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya para petani yang saat ini membutuhkan air untuk lahan persawahannya. Persoalan kekeringan ini menyangkut keberlangsungan usaha tani dan ketahanan pangan masyarakat, sehingga dibutuhkan sinergi nyata dari berbagai pihak, " tegas Kapolres Barru, AKBP Ananda Fauzi Harahap.
Kehadiran jajaran Polres Barru bersama unsur pemerintah dan instansi terkait disambut penuh rasa syukur oleh para petani setempat.
Bagi para penggarap sawah di Dusun Balusu, pasokan air ini menjadi angin segar di tengah kekhawatiran ancaman gagal panen akibat keterbatasan sumber air.
Masyarakat menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian dan gerak cepat aparat kepolisian serta instansi pendukung yang telah meringankan beban mereka dalam mempertahankan kelangsungan tanaman padi.
Melalui kolaborasi bertajuk "Polres Barru Hadir, Peduli dan Berkolaborasi untuk Masyarakat", pihak kepolisian memastikan akan terus memantau kondisi wilayah serta siap siaga mengantisipasi dampak lanjutan musim kering demi menjaga stabilitas sektor pertanian di Kabupaten Barru.
















































