Banyuwangi Barat – Perum Perhutani KPH Banyuwangi Barat menerima dengan baik kunjungan dari Cipayung Plus Banyuwangi yang melakukan lawatan di kantor Perhutani KPH Banyuwangi Barat jalan Jaksa Agung Suprapto Nomor 34 Banyuwangi, pada Selasa (06/01/2026).
Cipayung Plus adalah forum persatuan organisasi kemahasiswaan ekstra kampus universitas nasional yang terdiri dari HMI, GMNI, PMII, IMM, PMKRI, GMKI, KAMMI, dan KMHDI, menjadi wadah kolaborasi lintas ideologi untuk menjaga keutuhan bangsa, merawat Pancasila, dan berkontribusi positif bagi isu kebangsaan serta kepemudaan. Cipayung Plus adalah wadah solid para aktivis mahasiswa dari berbagai latar belakang untuk bersatu demi kepentingan bangsa dan negara, bukan sekadar eksis tapi lebih produktif dan berdampak.
Muhammad Haddad Alwi Nasyafiallah selaku Kordinator Cipayung Plus Banyuwangi menyampaikan bahwa kedatangannya bersama anggota merupakan bentuk dukungan kepada Perhutani Banyuwangi Barat yang dipandang telah melakukan pengelolaan hutan dengan baik sesuai dengan tugas fungsi pokoknya.
“Kami melihat apa yang sudah dilakukan Perhutani Banyuwangi Barat dalam hal mengelola hutan telah memberikan manfaat tidak hanya secara lingkungan hidup tapi juga memberikan manfaat pada masyarakat dengan melibatkan peran serta mereka, ” ujar laki laki yang akrab dipanggil Nasa.
Ketua DPC GMNI Banyuwangi, Riyan Bachtiar juga menyampaikan bahwa pihaknya ingin berkontribusi aktif dalam hal pengelolaan hutan yang dilakukan Perhutani khususnya di Banyuwangi Barat terutama pendampingan pada masyarakat disekitar hutan.
“Dalam hal mendapatkan kesejahteraan, masyarakat harus mendapatkan akses dan ternyata Perhutani Banyuwangi Barat membuka akses itu untuk masyarakat selebar lebarnya tentunya harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku, ” kata Riyan.
Kepala Perhutani (Administratur) KPH Banyuwangi Barat, Muklisin memberikan apresiasi kepada Cipayung Plus Banyuwangi yang ingin berkontribusi pada kegiatan pengelolaan hutan yang dilakukan Perhutani dan pihaknya terbuka pada semua pihak untuk itu.
“Hal ini selaras dengan Tata Nilai AKHLAK Perhutani Group yaitu Kolaboratif dengan membangun kerjasama yang sinergis, memberi kesempatan kepada berbagai pihak untuk berkontribusi dan terbuka dalam bekerjasama untuk tujuan bersama, ” terang Muklisin.
“Dalam menerapkan pengeloaan hutan berkelanjutan (sustainable), Perhutani harus memberikan manfaat untuk lingkungan atau ekologi (planet) dengan melibatkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat atau sosial (people) dan pada akhirnya akan memberikan keuntungan (profit) sebesar besarnya untuk masyarakat dan perusahaan, ” tegasnya.
Haikal Roja’ Hasbunallah, Ketua PC PMII Banyuwangi menambahkan komitmen Cipayung Plus Banyuwangi adalah sepenuhnya mendukung pengelolaan hutan yang dilakukan Perhutani semaksimal mungkin bermanfaat bagi kelestarian alam dan lingkungan tapi juga memberdayakan masyarakat disekitar hutan secara optimal.
“Tentunya hutan itu bermanfaat bagi masyarakat itu penting tapi manfaat secara ekologi itu jauh lebih penting sehingga keduanya dapat berjalan dengan baik dengan prinsip hutan lestari masyarakat sejahtera, ” pungkas Haikal.@Red.


















































