TANGERANG - Petugas Polsubsektor Terminal 2 Polresta Bandara Soekarno-Hatta meningkatkan patroli di area keberangkatan internasional khusus jemaah haji dan umrah di Gate 6, Sabtu (22/8).
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran keberangkatan sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif di tengah padatnya jadwal penerbangan umroh.
Kapolsubsektor Terminal 2, Ipda Septian Wahyudi mengatakan, patroli difokuskan pada sinergi dengan seluruh stakeholder bandara. Mulai dari agen travel, petugas handling, hingga sekuriti.
"Kami menjalin sinergitas kepada stakeholder, khususnya agen travel haji dan umroh, agar sama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, " ujar Ipda Septian di lokasi kegiatan.
Ia juga mengimbau kepada para petugas handling jamaah agar lebih teliti dalam mengawasi jamaah maupun barang bawaan. Tujuannya untuk mencegah adanya barang terlarang atau kejadian yang dapat mengganggu keamanan penerbangan.

"Proses check in terpantau landai dan tidak ada antrean panjang. Namun kami tetap minta petugas di lapangan tidak lengah, " tambahnya.
*Lakukan Pendataan dan Koordinasi Lintas Sektor*
Dalam patroli tersebut, anggota Polsubsektor Terminal 2 juga melakukan sejumlah langkah preventif.
Pertama, melakukan pendataan jamaah umroh dan penyelenggara perjalanan ibadah umroh yang berangkat melalui Gate 6.
Kedua, berkoordinasi langsung dengan petugas Avsec, sekuriti, pihak airline, serta PT Handling Umroh.
"Kami tekankan kepada semua pihak, segera laporkan jika menemukan hal mencurigakan atau yang membahayakan keamanan bandara, " tegas Ipda Septian.
Pendataan terhadap perusahaan handling umroh juga dilakukan sebagai bagian dari upaya pemetaan dan pengawasan.
*Situasi Bandara Soetta Aman Kondusif*
Secara umum, situasi di area keberangkatan internasional Gate 6 dilaporkan aman dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan yang berarti selama kegiatan berlangsung.
Terakhir, Septian mengajak masyarakat dan jemaah yang membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan gangguan keamanan di area bandara agar segera menghubungi layanan kepolisian.
"Bila ada kejadian atau hal darurat, masyarakat bisa langsung menghubungi Call Center 110 Polri. Layanan ini gratis dan aktif 24 jam, " pungkasnya.
(Humas).






































