TANAH DATAR – Komitmen Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol dalam memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, Polri, dan seluruh elemen masyarakat kembali diwujudkan melalui kehadiran Komandan Kodim 0307/Tanah Datar, Letkol Arm Hendriyana, S.Sos., M.M., pada kegiatan Senam Bersama, Car Free Day, dan Deklarasi Ketahanan Sosial di Lapangan Cindua Mato, Nagari Baringin, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Minggu, 5 Juli 2026.
Kehadiran Dandim 0307/Tanah Datar menjadi representasi nyata peran Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol dalam memperkuat pembinaan teritorial, membangun komunikasi sosial, serta memperkokoh kolaborasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna menjaga stabilitas keamanan dan ketahanan sosial di Kabupaten Tanah Datar.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, Ketua DPRD Anton Yondra, Kapolres Tanah Datar AKBP Nur Ichsan Septiyanto, Sekretaris Daerah, unsur Kejaksaan, pimpinan organisasi perangkat daerah, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXI Kodim 0307/Tanah Datar, Ketua Bhayangkari, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM), tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memadati kawasan Car Free Day.
Sejak pagi, Lapangan Cindua Mato dipenuhi masyarakat yang antusias mengikuti senam bersama. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan deklarasi bersama sebagai bentuk komitmen lintas sektor dalam memperkuat ketahanan sosial serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Bagi Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, kegiatan tersebut menjadi sarana strategis untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui komunikasi sosial yang berkesinambungan serta sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan.
Dalam sambutannya, Kapolres Tanah Datar menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi yang telah terjalin antara pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh stakeholder sebagai upaya memperkuat pembinaan masyarakat sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.
Ketua LKAAM Tanah Datar menyatakan dukungan terhadap langkah-langkah pemerintah daerah dan Forkopimda dalam memperkuat ketahanan sosial melalui pendekatan adat dan musyawarah di tingkat nagari sesuai nilai-nilai budaya Minangkabau.
Sementara itu, Ketua MUI Tanah Datar mengajak masyarakat untuk memperkuat pendidikan agama, membangun ketahanan keluarga, dan meningkatkan kepedulian sosial sebagai fondasi menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis.
Ketua DPRD Tanah Datar menekankan pentingnya sinergi antarlembaga agar seluruh program pembinaan masyarakat dapat berjalan lebih efektif dengan dukungan semua unsur daerah.
Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly mengapresiasi kolaborasi yang telah terbangun antara pemerintah daerah, Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol melalui Kodim 0307/Tanah Datar, Polri, tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Menurutnya, perkembangan zaman menghadirkan tantangan yang semakin kompleks sehingga diperlukan kepedulian bersama dalam membina generasi muda melalui keluarga, sekolah, dan lingkungan sosial.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Deklarasi Ketahanan Sosial sebagai simbol komitmen bersama seluruh unsur yang hadir untuk terus memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan ketahanan sosial masyarakat di Kabupaten Tanah Datar.
Peran Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol melalui Kodim 0307/Tanah Datar dinilai semakin memperkokoh sinergitas lintas sektor. Kehadiran aparat teritorial tidak hanya berkontribusi dalam menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga mempererat hubungan TNI dengan masyarakat melalui berbagai program pembinaan wilayah.
Melalui semangat kebersamaan, Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol terus menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat persatuan, meningkatkan komunikasi sosial, serta mendukung terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif di Kabupaten Tanah Datar.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Sinergi yang terbangun antara Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, Forkopimda, tokoh masyarakat, dan warga menjadi bukti kuat bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas wilayah dan memperkuat ketahanan sosial.
Semangat "TNI Untuk Rakyat" terus diwujudkan Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol melalui pembinaan teritorial, komunikasi sosial, dan sinergi bersama pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat demi menjaga persatuan, keamanan, dan ketahanan wilayah.
















































