SUKABUMI – Jembatan Gantung Garuda Ariadipa yang berada di Kampung Bobojong RT 01/06, Desa Jambenenggang, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, resmi diresmikan,
Peresmian jembatan tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat Desa Jambenenggang dan sekitarnya. Kehadiran Jembatan Garuda Ariadipa diharapkan mampu memperlancar akses transportasi dan mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.
(Rabu, 12/08/2026).
Kegiatan peresmian dihadiri sekitar 500 orang dan dihadiri Staf Ahli Bupati Sukabumi Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Drs. Hari Riyadi, S.Sos., M.Si., yang mewakili Bupati Sukabumi, Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Beny Syafri, S.H., M.Han., Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sentot Kunto Wibowo, S.H., S.I.K., M.H., Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi Dr. Drs. H. Ali Iskandar, Kasdim 0607/Kota Sukabumi Mayor Arm Nanda Supriatna, S.H., Danramil 0607-01/Sukaraja Kapten Inf Ahmad Amin, S.Pd.I., Camat Kebonpedes Yayah Sobariah, S.IP., Kapolsek Kebonpedes Iptu Ajat Munajat, S.IP., serta sejumlah pejabat, tokoh masyarakat, kepala desa dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, tokoh masyarakat sekaligus Ketua Tim P3KS, Ojang Afandi, S.H., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terwujudnya pembangunan Jembatan Garuda Ariadipa.
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil dari kepedulian, kebersamaan dan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, pemerintah desa, tokoh masyarakat hingga warga.
Ia berharap keberadaan jembatan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat serta mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
Sementara itu, Camat Kebonpedes Yayah Sobariah, S.IP., memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan jembatan.
Menurutnya, hadirnya Jembatan Garuda Ariadipa merupakan bentuk nyata sinergitas antara pemerintah, TNI-Polri, pemerintah desa, tokoh masyarakat dan masyarakat dalam menjawab kebutuhan infrastruktur di wilayah Kecamatan Kebonpedes.
“Dengan telah diresmikannya jembatan ini, diharapkan aksesibilitas masyarakat semakin mudah dan dapat mendukung kelancaran kegiatan ekonomi serta sosial kemasyarakatan, ” ujarnya.
Mewakili Bupati Sukabumi, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Drs. Hari Riyadi, S.Sos., M.Si., turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan jembatan.
Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan bagian penting dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Keberadaan jembatan diharapkan mampu memberikan akses yang lebih mudah, aman dan lancar bagi warga.
Ia juga mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat serta peran TNI-Polri, pemerintah desa dan tokoh masyarakat dalam mewujudkan pembangunan tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf Beny Syafri, S.H., M.Han., menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya peresmian Jembatan Garuda Ariadipa.
Dandim menegaskan bahwa sebuah jembatan tidak hanya berfungsi sebagai sarana penghubung secara fisik, tetapi juga memiliki makna yang lebih luas sebagai simbol gotong royong, kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.
“Jembatan ini bukan hanya menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat dalam membangun daerah, ” ungkap Dandim.
Dandim juga memberikan apresiasi kepada Ojang Afandi, S.H., selaku tokoh masyarakat dan inisiator yang telah menggagas serta mendorong terwujudnya pembangunan Jembatan Garuda Ariadipa.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam pembangunan merupakan modal penting dalam memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta hasil pembangunan.
“Semoga Jembatan Garuda Ariadipa ini membawa manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat dan menjadi simbol semangat kebersamaan dalam membangun Sukabumi yang lebih maju, aman dan sejahtera, ” kata Letkol Inf Beny Syafri.
Dandim juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan, meningkatkan semangat gotong royong serta bersama-sama memelihara jembatan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Peresmian Jembatan Garuda Ariadipa sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergitas antara pemerintah daerah, TNI-Polri, pemerintah desa, tokoh masyarakat dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah.
Selain memperlancar mobilitas warga, keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu membuka akses yang lebih baik bagi aktivitas perekonomian, pendidikan dan sosial masyarakat Desa Jambenenggang serta wilayah sekitarnya.
Nama Garuda Ariadipa juga menjadi pengingat terhadap nilai-nilai perjuangan Raden Ariadipa sebagai salah satu tokoh pejuang pendahulu. Karena itu, keberadaan jembatan diharapkan tidak hanya menjadi fasilitas penghubung, tetapi juga simbol persatuan, perjuangan dan semangat membangun daerah secara berkelanjutan.
Kegiatan peresmian berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar serta mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir.
Masyarakat bersama pemerintah desa diharapkan dapat menjaga, merawat dan mengawasi kondisi Jembatan Garuda Ariadipa secara bersama-sama sehingga fasilitas tersebut dapat terus dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat dalam jangka panjang.(Pers)


















































