MADIUN - Antusiasme masyarakat menyambut libur sekolah 2026 terbukti tinggi, terutama dengan adanya program diskon transportasi kereta api sebesar 30 persen. Kebijakan yang digagas pemerintah ini tidak hanya menjadi pelipur lara bagi kantong keluarga, tetapi juga menjadi katalisator penting dalam menjaga denyut nadi perekonomian. Diharapkan, program ini mampu menggerakkan roda aktivitas ekonomi sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk menikmati momen liburan dengan lebih terjangkau.
Periode emas untuk menikmati potongan harga tiket kereta api ini ditetapkan mulai dari tanggal 20 Juni hingga 5 Juli 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 7 Madiun melaporkan lonjakan pemesanan yang signifikan, dengan total 80.817 tiket telah berpindah tangan dalam kurun waktu tersebut. Ini menunjukkan betapa besar harapan masyarakat untuk kembali beraktivitas dan merajut kenangan indah bersama keluarga tercinta.
Dalam mewujudkan program mulia ini, PT KAI berkolaborasi erat dengan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Sinergi ini memastikan bahwa diskon yang ditawarkan benar-benar sampai kepada pelanggan sesuai dengan periode yang telah ditetapkan, memberikan kemudahan dan manfaat nyata bagi para calon penumpang.
Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menyambut positif respons masyarakat terhadap program diskon ini. Ia menekankan bahwa inisiatif ini memberikan kesempatan emas bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan libur sekolah dengan anggaran yang lebih bersahabat. “Program Diskon Transportasi 30 persen memberi ruang bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan libur sekolah secara lebih hemat. KAI mendukung pelaksanaan program ini melalui kesiapan layanan, ketersediaan informasi, kemudahan pemesanan di kanal resmi, serta kolaborasi bersama DJKA Kementerian Perhubungan, ” ujar Tohari.
Tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur sekolah juga tercatat dalam data KAI. Sejak awal libur sekolah pada 19 Juni hingga akhir periode diskon transportasi pada 5 Juli 2026, Daop 7 Madiun telah melayani total 311.014 pelanggan. Angka ini terbagi atas 154.372 pelanggan yang berangkat dan 156.642 pelanggan yang tiba, mencerminkan arus perjalanan yang begitu dinamis.
Puncak kedatangan pelanggan di Daop 7 Madiun terjadi pada tanggal 28 Juni 2026 dengan jumlah 10.532 orang, sementara puncaknya keberangkatan tercatat pada 4 Juli 2026 sebanyak 10.494 pelanggan. Data ini memperkuat pandangan bahwa stimulus transportasi menjadi komponen krusial dalam perencanaan perjalanan libur sekolah bagi banyak keluarga.
“Data ini memperlihatkan bahwa stimulus transportasi menjadi bagian penting dari perencanaan perjalanan masyarakat pada masa libur sekolah. Pelanggan menyebar pada berbagai tanggal, memilih relasi yang beragam, dan menggunakan kereta api untuk mobilitas yang lebih terencana, ” katanya.
Rute-rute menuju kota-kota besar seperti Jakarta, Yogyakarta, Semarang, Solo, dan Surabaya mendominasi pilihan perjalanan penumpang. Tidak hanya itu, kawasan wisata dan kota pendidikan juga menjadi destinasi favorit, menunjukkan keragaman tujuan liburan masyarakat.
Lima stasiun keberangkatan di wilayah Daop 7 Madiun yang mencatat jumlah pelanggan tertinggi adalah Stasiun Madiun, Kediri, Jombang, Blitar, dan Tulungagung. Hal ini menunjukkan bahwa kereta api tidak hanya menjadi pilihan untuk perjalanan jarak jauh, tetapi juga untuk perjalanan singkat guna mengunjungi keluarga atau berwisata di sekitar wilayah.
“Libur sekolah menghadirkan karakter mobilitas yang dinamis. Ada pelanggan yang menempuh perjalanan antarkota jarak jauh, ada pula yang memilih perjalanan aglomerasi untuk liburan singkat. KAI menjaga agar kebutuhan perjalanan tersebut terlayani dengan aman, nyaman, dan tertib, ” ujarnya.
KAI senantiasa mengapresiasi kepercayaan masyarakat yang memilih kereta api sebagai moda transportasi pilihan selama masa libur sekolah. Melalui dukungan stimulus dari pemerintah dan kolaborasi erat dengan DJKA Kementerian Perhubungan, KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan yang aman, nyaman, tertib, dan mudah diakses oleh seluruh pelanggan.
















































