BARRU - Sebuah rumah panggung milik warga di Lingkungan Juppai, Kelurahan Tanete, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, ludes dilalap si jago merah pada Selasa (7/7/2026) pagi sekitar pukul 10.45 WITA.
Meski tidak memakan korban jiwa, kerugian materiil akibat insiden ini diperkirakan mencapai Rp250 juta.
Peristiwa bermula saat rumah dalam keadaan kosong. Menurut keterangan saksi mata, Saenal Abidin (70), percikan api pertama kali terlihat dari area dapur ketika ia sedang memberi makan ternak di sekitar lokasi.
"Saya langsung panggil warga sekitar untuk bantu memadamkan api. Tapi karena material rumah (panggung), api cepat sekali membesar, " ujar Saenal.
Kobaran api dengan cepat merembet dan menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya, termasuk 3 unit sepeda motor, Emas seberat 14 gram, Dokumen penting (Sertifikat tanah dan empang), Perabot rumah tangga dan pakaian.
Mendapat laporan dari warga, personel Polsek Tanete Rilau yang dipimpin langsung oleh Kapolsek IPTU Yusran, S.Sos., bersama personel Polres Barru segera meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Polisi langsung mengamankan area dan membantu warga menjinakkan api dengan alat seadanya demi mencegah perambatan ke rumah warga lain.
Sekitar pukul 11.07 WITA, empat unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Barru tiba di lokasi. Berkat sinergi antara petugas Damkar, kepolisian, dan warga setempat, amukan si jago merah berhasil dipadamkan secara total pada pukul 11.55 WITA.
Berdasarkan hasil olah TKP awal dan keterangan sejumlah saksi, kebakaran diduga kuat terjadi akibat adanya hubungan arus pendek atau korsleting listrik. Namun, pihak kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan mendalam masih terus dilakukan.
Menyikapi peristiwa ini, Kapolres Barru melalui Kapolsek Tanete Rilau IPTU Yusran, S.Sos., mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong.
"Kami mengimbau warga agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah secara berkala. Pastikan semua peralatan elektronik dalam kondisi aman sebelum bepergian. Jika terjadi keadaan darurat, segera hubungi pihak berwenang agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin, " tutur IPTU Yusran.
Kehadiran cepat aparat kepolisian di lokasi ini menjadi bukti komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan prima kepada masyarakat, sekaligus memastikan situasi kamtibmas di sekitar lokasi kebakaran tetap kondusif.
















































