Gagalkan Tawuran Pelajar, Polisi Tangerang Amankan 14 Remaja Bersenjata

6 days ago 5

Malam mencekam di Kota Tangerang berhasil dihindari berkat kesigapan Tim Presisi Satuan Samapta Polres Metro Tangerang Kota. Upaya pencegahan aksi tawuran antar pelajar membuahkan hasil dengan diamankannya 14 remaja yang seluruhnya masih berusia belia. Mereka kedapatan hendak menuju lokasi tawuran di kawasan Karawaci, Jumat (14/8/2026) malam.

Berbekal informasi dari masyarakat yang resah akan pergerakan sekelompok pelajar menggunakan sepeda motor yang dicurigai akan melakukan aksi brutal, Tim 1 Presisi segera bergerak. Di bawah komando Danton 1 Presisi IPTU Dimas Maulana, penyisiran dilakukan di sejumlah titik rawan.

Kejar-kejaran singkat tak terhindarkan sebelum akhirnya para pelajar tersebut berhasil diamankan di beberapa lokasi di kawasan Cimone Jaya dan Margasari, Kecamatan Karawaci. Tak hanya mengamankan para remaja, polisi juga menemukan barang bukti yang mengerikan: sebilah celurit sepanjang sekitar 1, 5 meter, lima unit sepeda motor, beberapa ponsel, dan tas milik para pelajar.

Kombes Pol Eko Bagus Riyadi, Pelaksana Harian (Plh.) Kapolres Metro Tangerang Kota, menegaskan bahwa tindakan cepat ini adalah wujud komitmen kepolisian dalam menjaga ketertiban dan keamanan warga. "Kami tidak ingin aksi tawuran menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Karena itu, setiap informasi yang disampaikan masyarakat akan segera ditindaklanjuti oleh petugas, " tegasnya.

"Kami tidak ingin aksi tawuran menimbulkan korban. Karena itu, setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dengan cepat untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas, " ujar Eko.

Dari pemeriksaan awal, ke-14 pelajar ini diduga kuat akan terlibat dalam tawuran antar kelompok. Polisi masih mendalami lebih lanjut mengenai detail rencana aksi tersebut, termasuk asal-usul senjata tajam yang ditemukan. Eko juga tidak lupa mengingatkan para pelajar akan bahaya provokasi, terutama yang marak beredar di media sosial.

"Kami mengimbau para pelajar jangan ikut-ikutan tawuran. Sekali terlibat, bukan hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga bisa berhadapan dengan proses hukum, " katanya.

Seluruh remaja di bawah umur tersebut beserta barang bukti telah diserahkan ke Polsek Karawaci untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Pihak Polres Metro Tangerang Kota juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk orang tua dan guru, untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, terutama di malam hari. Laporan dari masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengarah pada tawuran sangat diharapkan demi terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif bagi generasi muda.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |