HIPERMI Kota Solok Gelar Lomba Marandang, Lestarikan Kuliner Minangkabau di Kalangan Pelajar

2 weeks ago 7

SOLOK KOTA – Himpunan Pengusaha Randang (HIPERMI) Kota Solok menggelar Lomba Marandang Tingkat SLTA se-Kota Solok di Taman Istilal Kota Solok, Sabtu lalu. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan sekaligus melestarikan kuliner tradisional Minangkabau kepada generasi muda.

Lomba tersebut diikuti perwakilan pelajar tingkat SLTA dari berbagai sekolah di Kota Solok. Kegiatan turut dihadiri Wakil Wali Kota Solok, Kakanwil DJPB Provinsi Sumatera Barat, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Sumatera Barat, unsur DPRD Kota Solok, Polres Solok Kota, Kodim 0309/Solok, Kejaksaan Negeri Solok, KPPN Solok, KPP Pratama Solok, jajaran OPD Pemerintah Kota Solok, BUMN, BUMD, Baznas Kota Solok, kepala sekolah dan guru pendamping, Ketua LKAM, KAN dan Bundo Kanduang Kota Solok, Dekranasda, GOW Kota Solok, dewan juri, anggota HIPERMI Kota Solok serta para peserta lomba.

Ketua HIPERMI Kota Solok, Triati, dalam sambutan sekaligus laporan panitia pelaksana mengatakan, Lomba Marandang digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian kuliner tradisional Minangkabau, khususnya dengan melibatkan generasi muda.

Menurutnya, rendang tidak sekadar makanan khas Minangkabau, tetapi juga merupakan warisan budaya yang memiliki nilai filosofi kuat. Proses marandang mengajarkan berbagai nilai kehidupan, mulai dari kesabaran, ketekunan, kebersamaan, gotong royong hingga tanggung jawab.

“Melalui kegiatan ini diharapkan generasi muda tidak hanya mengenal rendang sebagai makanan khas daerah, tetapi juga memahami nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya, ” ujar Triati.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut memiliki sejumlah tujuan, di antaranya melestarikan dan memperkenalkan kuliner tradisional Minangkabau kepada generasi muda, menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap budaya daerah, serta mengembangkan kreativitas dan keterampilan siswa dalam mengolah makanan tradisional.

Selain itu, lomba marandang juga menjadi sarana menanamkan nilai kebersamaan, kesabaran, gotong royong, disiplin dan tanggung jawab. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang silaturahmi antarpelajar serta wadah bagi siswa untuk meraih prestasi melalui kegiatan positif dan edukatif.

Dalam pelaksanaannya, peserta merupakan perwakilan SLTA se-Kota Solok. Dari 16 sekolah yang menjadi sasaran, terdapat sekolah tingkat SMA, SMK dan madrasah aliyah, baik negeri maupun swasta.

Masing-masing sekolah mengirimkan satu tim yang terdiri dari dua orang. Meskipun terdapat dua sekolah yang tidak dapat mengirimkan utusan, panitia menunjuk sekolah lain sebagai pengganti sehingga jumlah peserta tetap sebanyak 16 tim.

Rangkaian perlombaan dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan registrasi peserta dan pembagian perlengkapan. Selanjutnya, proses memasak rendang dimulai sekitar pukul 06.30 WIB dan ditargetkan matang pada pukul 10.30 WIB.

Penilaian dilakukan dewan juri dengan memperhatikan sejumlah aspek, yakni rasa rendang, plating dan kebersihan, serta pengetahuan peserta mengenai rendang dan proses marandang.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga memperlihatkan proses pembelajaran langsung kepada para pelajar mengenai bagaimana mengolah salah satu kuliner ikonik Minangkabau dengan memperhatikan cita rasa, kebersihan dan teknik pengolahan.

Triati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kota Solok yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh pihak yang memberikan dukungan berupa tenaga, pikiran, fasilitas maupun kontribusi lainnya.

“Secara khusus kepada Bapak/Ibu kepala sekolah, guru pendamping, para dewan juri dan seluruh peserta, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasi dan antusiasmenya, ” katanya.

HIPERMI Kota Solok berharap Lomba Marandang Tingkat SLTA se-Kota Solok dapat terus memberikan manfaat bagi generasi muda sekaligus menjadi sarana nyata dalam menjaga keberlangsungan budaya Minangkabau.

Kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi muda Kota Solok yang kreatif, terampil, berkarakter dan memiliki kecintaan terhadap budaya serta kuliner tradisional daerah.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |