Banyumas — Di usianya yang ke-65, Korem 071/Wijayakusuma merayakan hari jadinya dengan penuh makna. Sebuah momentum istimewa tercipta melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dilanjutkan dengan doa bersama lintas agama, pada Selasa (1/9/2026).
Acara ini dihadiri oleh Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Sidik Wiyono, S.H., M.Tr.(Han.), beserta jajaran petinggi Kodam IV/Diponegoro, pengurus Persit Kartika Chandra Kirana, serta seluruh prajurit, Pegawai Negeri Sipil (PNS), dan keluarga besar Korem 071/Wijayakusuma. Suasana khidmat terasa, menyatukan berbagai elemen dalam semangat kebersamaan.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini bukan sekadar seremoni. Lebih dari itu, ini adalah panggilan untuk memperdalam keimanan dan ketakwaan, sembari meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW. Beliau adalah suri tauladan terbaik, mengajarkan nilai-nilai universal seperti kasih sayang, persaudaraan, kepedulian, dan persatuan. Nilai-nilai ini selaras dengan esensi 'Rahmatan lil'alamin', membawa rahmat bagi semesta alam, yang terwujud dalam sikap saling menghormati, toleransi, dan kepedulian terhadap sesama.

Kolonel Inf Sidik Wiyono, S.H., M.Tr.(Han.) menekankan pentingnya makna peringatan Maulid Nabi. Ia berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti pada seremonial, melainkan menjadi inspirasi nyata dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi prajurit dalam menjalankan tugas negara.
“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1448 H, kita mantapkan tekad bersama rakyat, TNI Prima dan Kuat, siap mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaulat, ” ujarnya.
Semangat kebangsaan ini, lanjut Danrem, harus diwujudkan melalui peningkatan kualitas keimanan, profesionalisme, disiplin, loyalitas, serta kepedulian yang mendalam terhadap masyarakat. Prajurit TNI, katanya, adalah garda terdepan yang selalu hadir sebagai bagian dari solusi dan memberikan kontribusi positif bagi rakyat.
Bagi keluarga besar Korem 071/Wijayakusuma yang memeluk agama Nasrani, peringatan ini juga diisi dengan doa bersama sesuai keyakinan masing-masing. Inisiatif ini menegaskan komitmen terhadap penghormatan keberagaman, sekaligus memperkuat tali toleransi dan kerukunan di lingkungan Korem. Suasana kehangatan dan saling pengertian terpancar jelas.
Doa bersama lintas agama ini menjadi momen penting untuk memanjatkan rasa syukur atas perjalanan pengabdian Korem 071/Wijayakusuma selama enam setengah dekade. Harapan terucap agar seluruh prajurit, PNS, Persit, dan keluarga senantiasa dianugerahi kesehatan, keselamatan, kekuatan, serta kelancaran dalam menjalankan amanah pengabdian.
Peringatan HUT ke-65 ini diharapkan semakin memperkokoh soliditas internal dan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan landasan iman, keteladanan, dan semangat kebersamaan, Korem 071/Wijayakusuma bertekad terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pengabdian terbaik bagi kemajuan bangsa dan negara.
(Penrem 071/WK)











































