Ikuti Asistensi Kehumasan, Bapas Purwokerto Siap Perkuat Publikasi Positif Pemasyarakatan

1 month ago 12

Semarang – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Purwokerto menegaskan komitmennya untuk memperkuat publikasi positif dan meningkatkan kualitas komunikasi publik usai mengikuti Asistensi Kehumasan yang diselenggarakan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan di Aula Kanwil Ditjenpas Jawa Tengah, Rabu (8/7). Dalam kegiatan tersebut, Bapas Purwokerto diwakili oleh petugas humas, Prigel Ariyanto.

Asistensi diikuti oleh petugas humas dari seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Jawa Tengah. Kegiatan menghadirkan narasumber dari Kelompok Kerja Komunikasi Publik Ditjen Pemasyarakatan yang membekali peserta dengan materi penulisan pers rilis, pengelolaan media sosial, fotografi, videografi, hingga penyusunan editorial plan sebagai upaya meningkatkan kualitas publikasi dan membangun kepercayaan masyarakat terhadap Pemasyarakatan.

Direktur Teknologi Informasi dan Kerja Sama Pemasyarakatan, Kadiyono, saat membuka kegiatan menegaskan bahwa humas memiliki peran strategis sebagai garda terdepan komunikasi publik. Menurutnya, insan humas harus mampu menyampaikan berbagai capaian positif Pemasyarakatan secara cepat, akurat, dan menarik sehingga mampu membangun persepsi publik yang berimbang.

Selain penguatan kompetensi teknis, peserta juga memperoleh materi mengenai strategi manajemen krisis komunikasi, pentingnya memperbanyak publikasi positif sebagai penyeimbang opini publik, serta penyusunan konten yang informatif, edukatif, dan tetap menarik bagi masyarakat. Seluruh peserta juga mengikuti sesi praktik penyusunan pers rilis dan editorial plan yang dipresentasikan langsung di hadapan narasumber untuk mendapatkan evaluasi dan penyempurnaan.

Kepala Bapas Kelas II Purwokerto, Nasirudin, yang ditemui secara terpisah menyampaikan bahwa hasil asistensi akan menjadi bekal penting bagi jajaran Bapas Purwokerto dalam meningkatkan kualitas publikasi serta memperkuat keterbukaan informasi kepada masyarakat.

“Kehumasan bukan sekadar mendokumentasikan kegiatan, tetapi menjadi sarana membangun kepercayaan publik melalui informasi yang akurat, edukatif, dan bernilai positif. Kami siap mengimplementasikan hasil asistensi ini agar setiap program, inovasi, dan layanan Bapas Purwokerto dapat tersampaikan secara lebih baik kepada masyarakat, " ujar Nasirudin.

Sementara itu, Direktur Teknologi Informasi dan Kerja Sama Pemasyarakatan, Kadiyono, menekankan pentingnya keselarasan kompetensi humas di seluruh jajaran Pemasyarakatan. “Kami ingin seluruh humas UPT memiliki standar kompetensi yang selaras dengan humas Direktorat Jenderal. Humas harus mampu membangun kepercayaan publik melalui publikasi berbagai capaian positif Pemasyarakatan secara cepat, akurat, dan menarik sehingga tercipta persepsi yang berimbang di tengah masyarakat, " tegasnya.

Melalui keikutsertaan dalam asistensi tersebut, Bapas Kelas II Purwokerto optimistis mampu menghadirkan publikasi yang semakin berkualitas, profesional, dan sesuai kaidah jurnalistik. Upaya ini diharapkan tidak hanya memperkuat citra positif Pemasyarakatan, tetapi juga meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap berbagai tugas, fungsi, serta kontribusi Bapas dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang semakin bermanfaat bagi masyarakat.

(Humas Bapas Purwokerto)

Read Entire Article
Karya | Politics | | |