Jahe Bubuk Griya Abhipraya Pinondang Bapas Nusakambangan Resmi Masuk Pasar Perhotelan

1 month ago 8

Cilacap – Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Nusakambangan melalui Griya Abhipraya Pinondang kembali menorehkan capaian positif dalam program pemberdayaan klien pemasyarakatan. Produk jahe bubuk hasil pembimbingan kemandirian resmi menjalin kerja sama pemasaran dengan Hotel Azana Asia Cilacap melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada kegiatan Temu Usaha Pola Kemitraan Angkatan 7 dan 8 yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah di Hotel Azana Asia Cilacap. 

Bapas Kelas II Nusakambangan diwakili oleh Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Madya Umar Said, PK Muda Heri Ruhyanto, PK Pertama Burhan Anggara, serta Endang Sriningsih. Kehadiran jajaran Bapas Nusakambangan menjadi bentuk komitmen dalam memperluas jejaring kemitraan sekaligus meningkatkan daya saing produk hasil pembimbingan klien pemasyarakatan agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. 

Penandatanganan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis bagi Griya Abhipraya Pinondang dalam memperkenalkan produk jahe bubuk kepada sektor perhotelan. Melalui kemitraan ini, produk hasil pembimbingan klien tidak hanya memiliki akses pasar yang lebih luas, tetapi juga memperoleh peluang untuk berkembang secara berkelanjutan. Selain Bapas Nusakambangan, kerja sama serupa juga dilakukan oleh sejumlah pelaku usaha binaan lainnya dengan berbagai produk unggulan pertanian dan olahan pangan. 

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Talk Show Interaktif yang menghadirkan narasumber dari PT Pertamina, Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah, serta General Manager Hotel Azana Asia Cilacap. Diskusi membahas strategi pengembangan produk pertanian, penguatan kemitraan lintas sektor, peningkatan kualitas produk, hingga perluasan akses pasar sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku UMKM.

PK Madya Bapas Kelas II Nusakambangan, Umar Said, menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi bukti nyata bahwa hasil pembimbingan kemandirian mampu memberikan nilai tambah bagi klien pemasyarakatan. "Kemitraan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan program pembimbingan kemandirian melalui Griya Abhipraya Pinondang. Produk jahe bubuk yang dihasilkan merupakan hasil proses pembimbingan, pelatihan, dan pendampingan. Dengan terbukanya akses pasar ke sektor perhotelan, kami berharap produk klien semakin dikenal sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi mereka setelah kembali ke masyarakat, " ujarnya. 

Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, Bapas Kelas II Nusakambangan terus memperkuat peran Griya Abhipraya Pinondang sebagai pusat pembimbingan dan pemberdayaan klien pemasyarakatan. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang bagi klien untuk berkarya, mandiri, serta berkontribusi dalam mendukung penguatan ekonomi lokal.

Read Entire Article
Karya | Politics | | |